:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Pacitan-Indrata-Nur-Bayuaji-Wakil-Bupati-Gagarin-Sumrambah.jpg)
Beritainternusa.com,Pacitan – Menyambut pergantian tahun baru biasanya diwarnai dengan berbagai hiburan dan pesta kembang api. Namun hal itu tidak dilakukan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Dalam menyambut tahun baru 2026 Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar istighotsah dan doa bersama di Pendopo Pemkab Pacitan, Jalan Jaksa Agung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Tanpa pesta maupun hiburan, Pemerintah Kabupaten Pacitan memilih suasana khusyuk sebagai bentuk munajat dan refleksi menyikapi kondisi bangsa.
Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Gagarin Sumrambah, jajaran Forkopimda, Sekda Pacitan, para ulama, pimpinan perangkat daerah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan.
Para jemaah melantunkan zikir dan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Pacitan, KH Abdullah Sadjad.
Tahun ini kita kemas sederhana tidak seperti sebelumnya,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Dodik Soemarsono, Kamis (1/1/2026).
Dodik menjelaskan kegiatan sederhana ini merupakan arahan langsung dari bupati.
Selain sebagai wujud keprihatinan bersama, doa bersama diharapkan menjadi awal yang baik untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih aman, tertib, dan penuh keberkahan.
Arahan Mas Aji (Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji) demikian (diselenggarakan istigasah dan doa bersama). Karena kondisi bangsa dalam keprihatinan,” tambahnya
Namun Dodik tak menampik jika ada warga tetap merayakan pergantian tahun baru. Baik itu di lingkungannya maupun di tempat wisata yang ada di kabupaten dengan sebutan 70 Mile Sea Paradise.
Harapannya warga tetap menjaga ketergiban dan kondusifitas yang ada di wilayah masing-masing-masing,” tutup Dodik saat dihubungi awak media.
[Admin/tbbin]


