Puluhan ribu gakin di Kabupaten Pacitan tercatat sebagai penerima bantuan PKH. Kendati begitu masih ada ratusan lainnya yang belum tersentuh

Beritainternusa.com,Pacitan – Sebanyak ratusan keluarga miskin (gakin) di Kabupaten Pacitan Jawa Timur belum tersentuh bantuan program keluarga harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Sejauh ini mereka hanya bisa gigit jari di saat gakin lainnya menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan, pada 2022 lalu jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 76.930 keluarga.

Sementara data Kemensos, penerima bantuan PKH di Kota 1.001 Gua ini sebanyak 23.531 KPM.

Ada juga 51.286 keluarga penerima  bantuan pangan non tunai (BPNT). Selain itu, juga ada program bantuan permakanan untuk 1.285 jiwa lansia.

Sehingga, masih ada 828 gakin yang belum tersentuh. Kepala Dinas Sosial Pacitan Sumorohadi tak memungkiri jumlah gakin yang belum ter-cover PKH masih banyak.

Namun, pihaknya tidak bisa berbuat lebih. Sebab, penerima bansos ditentukan pusat. Daerah hanya menerima,’’ terang Moro, sapaan akrabnya, kemarin (9/2/2024).

Dia menambahkan, gakin yang belum masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) mendapat bansos pangan dari pemerintah daerah melalui APBD.

Nilainya Rp 300 ribu per bulan dan dicairkan dua bulan sekali. Ada 669 KPM yang di-cover pemkab karena belum mendapat bansos dari mana pun,’’ sebutnya.

Moro membeberkan, walau sudah didaftarkan sebagai kelompok sasaran, gakin tidak serta merta mendapat bansos karena harus melalui sejumlah tahapan sebelum ditentukan sebagai penerima.

Untuk bisa masuk DTKS pun ada sejumlah tahapan verifikasi data. Hingga Desember 2023 lalu, total individu yang masuk rekap DTKS sebanyak 290.068 jiwa atau 121.069 keluarga.

[Admin/rmbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here