Home Daerah Warga Gunungkidul Dibikin Resah Oleh Ulah Kera Ekor Panjang Yang Makin Merajalela

Warga Gunungkidul Dibikin Resah Oleh Ulah Kera Ekor Panjang Yang Makin Merajalela

kera ekor panjang
Kera ekor panjang di Gunungkidul makin merajalela

Beritainternusa.com,Gunungkidul – Warga di beberapa wilayah utara hingga pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul kini hidup dalam kecemasan. Pasalnya serangan kera ekor panjang yang datang tiba-tiba tidak hanya mengganggu aktivitas harian awarga, tetapi juga mengancam sumber penghidupan utama masyarakat, yakni sektor pertanian.

Di Dusun Plumbungan, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, teror itu dirasakan langsung oleh Susilowati. Ia mengaku kini lebih sering memilih berdiam diri di dalam rumah demi menghindari kemungkinan serangan.

Hampir setiap hari kera itu muncul. Biasanya tiga ekor, naik ke atap rumah, lalu turun ke pekarangan. Saya takut keluar rumah karena khawatir diserang,” ujarnya.

Menurut Susilowati, kera-kera tersebut tidak lagi sekadar melintas. Mereka sudah berani mengambil hasil kebun warga secara langsung.

Pisang di pekarangan diambil begitu saja. Mereka seperti tidak takut lagi dengan manusia,” katanya.

Ketakutan warga semakin bertambah karena adanya kepercayaan bahwa kera hidup berkelompok dan akan menyerang jika salah satu dari mereka disakiti.

Kami tidak berani mengusir. Warga percaya kalau satu disakiti, yang lain akan datang lebih banyak dan menyerang,” tambahnya.

Fenomena ini tergolong baru bagi warga setempat. Padahal, permukiman mereka berjarak sekitar tiga kilometer dari habitat alami kera di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.

Hal senada disampaikan Suranto, warga Kepil, Putat. Ia menyebut kemunculan kera di sekitar permukiman meningkat drastis dalam beberapa waktu terakhir.

Dulu hampir tidak pernah terlihat. Tapi sekarang sering sekali muncul, bahkan mendekati rumah,” ungkapnya.

Suranto juga menyoroti perubahan perilaku kera yang dinilai semakin berani dan merugikan. Sekarang bukan cuma lewat, tapi sudah merusak tanaman. Kacang warga habis, sekarang jagung mulai diserang. Ini sangat merugikan,” tegasnya.

Kondisi serupa terjadi di Kalurahan Ngoro-oro, Kapanewon Patuk. Lurah Ngoro-oro, Sukasto, mengungkapkan bahwa serangan kera sebenarnya sudah berlangsung lama, namun intensitasnya meningkat tajam saat musim kemarau.

Setiap musim kemarau pasti meningkat. Tidak hanya tanaman pertanian, bahkan rumput yang dibudidayakan warga juga habis dimakan,” jelas Sukasto.

Ia menilai, keterbatasan sumber pakan di habitat alami menjadi salah satu pemicu kera turun ke permukiman.

Kemungkinan karena di habitatnya kekurangan makanan, jadi mereka masuk ke wilayah warga,” tambahnya.

Situasi yang lebih parah terjadi di Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, wilayah ini menjadi salah satu yang paling terdampak serangan kera ekor panjang.

Kaur Umum Kalurahan Tepus, Heri, menyebut sebagian besar lahan pertanian warga telah menjadi sasaran.

Sekitar 80 persen area pertanian di sini sudah pernah diserang kera. Ini bukan lagi kejadian biasa, tapi sudah sangat meresahkan,” ujarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan warga untuk mengatasi masalah tersebut, mulai dari mengusir secara manual hingga memasang jaring pelindung. Namun hasilnya belum maksimal.

Kami sudah coba berbagai cara, dari jaring sampai penjagaan langsung. Tapi tetap saja diserang. Kera-kera itu sekarang semakin berani,” katanya.

Menurut Heri, kondisi ini membuat petani berada dalam posisi sulit. Di satu sisi kami rugi besar karena hasil panen rusak. Tapi di sisi lain, kera ini satwa dilindungi, jadi kami tidak bisa bertindak sembarangan,” imbuhnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk memberikan solusi jangka panjang.

Kami butuh solusi nyata. Jangan sampai warga terus dirugikan tanpa ada jalan keluar,” tegasnya.

[Admin/lpbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

romabet romabet romabet
deneme bonusu veren siteler
betwinner melbet megapari megapari giriş betandyou giriş melbet giriş melbet fenomenbet 1win giriş 1win 1win