Gibran bocah malang yang minta makan pada ibunya namun malah di marahi

Beritainternusa.com,Bogor – Sebuah video seorang anak kecil yang kelaparan meminta makan pada ibunya viral di media social.

Video tersebut direkam di Kampung Panjang RT 03/06 Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Terlihat dalam video tersebut, bocah malang itu justru dimarahi oleh ibu kandungnya.

Diketahui dari akun TikTok @ahmadsaugi31, nama bocah yang menangis kelaparan meminta makan itu bernama Gibran.

Dalam video yang dibagikan, terlihat seorang anak kecil yang memakai baju kuning. Gibran nampak menangis histeris di depan rumahnya.

Terdengar, Gibran meminta makan kepada ibunya yang berada di dalam rumah.

“Mau makan,” ucap Gibran sambil menangis, dilihat awak media, Senin (6/5/2024). Lalu, tangisan Gibran itu dibalas dengan bentakan dari sang ibu.

“Mau makan, aku udah laper Mah,” kata Gibran lagi. Kemudian, sang ibu terdengar kembali membentak Gibran. Ibu itu nampak kesal karena tidak punya uang untuk memberi makan sang anak.

“Makan sendiri kagak punya duit!” katanya. Mendengar bentakan sang ibu, Gibran kembali histeris. Ia pun berteriak “mau makan” berkali-kali.

Namun di momen itu, ibunda Gibran malah semakin marah lalu menyiram anaknya di depan tetangga. “Mama, mau makan, lapar, mau makan mah,” imbuh Gibran.

Video Gibran kelaparan tersebut direkam oleh seorang petugas instalasi listrik. Petugas instalasi listrik tersebut tak berani menegur secara langsung ibu kandung Gibran.

Namun petugas instalasi listrik itu tak hanya diam. Dia spontan mengambil kamera dan merekam momen pilu yang terjadi depan mata dia.

Viralnya video Gibran menangis karena kelaparan dan meminta makan pun direspons banyak pihak.

Melihat hal itu pemerintah setempat turun tangan.

Dilansir dari Instagram @kecamatanbojonggede, lokasi rumah Gibran berada di Kampung Panjang RT 03, RW 06, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Camat Bojonggede Tenny Ramdhani bersama Kepala Desa Rawapanjang Mohammad Agus dan aparat setempat mendatangi lokasi pada Minggu (5/5/2024) siang.

Dari hasil kunjungan tersebut, diketahui bahwa Gibran merupakan anak dari seorang buruh bangunan bernama Hamzah. Hamzah kerap bekerja di luar kota.

Selain Gibran, Hamzah juga memiliki dua anak lainnya masing-masing berusia 4 tahun dan 1,5 tahun. Ketika camat dan jajarannya berkunjung, ibu Gibran tidak ada di rumah.

Berdasarkan keterangan ketua RT dan RW setempat, anak-anak Hamzah kerap dititipkan di tetangga. Tetangga setempat juga kerap memberikan bantuan dan perhatian kepada keluarga Hamzah.

Setelah ini, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor sebagai tindak lanjut.

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here