AFA pakai baju oranye tersangka pembunuhan ramaja di Sudimoro Pacitan

Beritainternusa.com,Pacitan – Kasus pembunuhan kopi sianida di Sudimoro, Pacitan,Jawa Timur belum lama ini mengundang perhatian publik. Pasalnya pelaku merupakan tetangga yang sudah dikenal baik keluarga korban.

Mirisnya, pembunuhan ini dilancarkan pelaku setelah sebelumnya melakukan tindak kejahatan lain.

Ayuk Findi Antika (AFA), si pelaku pembunuhan terhadap MRS, merupakan tetangganya sendiri. Dia terpaksa menaburkan racun sianida di kopi tetangganya untuk menutupi kejahatannya.

Kasus pembunuhan ini bermula ketika ibu MRS kehilangan uang Rp 32 juta. ATM-nya dibobol seseorang pada Kamis (4/1/2024). Aksi pencurian ini pun dilaporkan ke polsek setempat.

Malamnya, petugas Polsek Sudimoro mendatangi rumah. Keluarga korban sudah menduga jika pelaku pembobol ATM tersebut adalah AFA.

AFA lantas menyusun rencana lebih keji untuk menutupi kejahatannya itu. Dia ingin menghabisi keluarga tetangganya itu agar aksi pencuriannya tidak terkuak.

AFA kemudian beraksi pada Jumat (5/1/2024). Dia melihat si bapak korban membuat kopi dua gelas. Dia lantas menabur sianida di salah satu kopi.

Sayangnya, kopi beracun itu ternyata diminum MRS, bocah 14 tahun. Bukan sang bapak atau ibu korban seperti harapan AFA.

Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia Pacitan Danur Suprapto menyebut peristiwa ini sebagai mala in se.

Yakni, perbuatan jahat yang melampaui kewajaran, bertentangan dengan moral dan melanggar prinsip umum kehidupan masyarakat yang beradab.

Untuk menutupi kejahatan dengan kejahatan lainnya itu merupakan perbuatan yang sangat keji,’’ tegasnya.

Penyidik Polres Pacitan telah menetapkan AFA sebagai tersangka pembunuh MRS. Dia dijerat pasal 340 dan 338 KUHP perihal pembunuhan berencana. Ancaman pidananya hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

[Admin/rmbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here