Home Blog Page 167

Program PTSL Kalurahan Giricahyo Kapanewon Puwosari Tahun 2019 Sudah Rampung Dan Sesuai Prosedur

0
Kalurahan Giricahyo

Beritainternusa.com,Gunungkidul – Program dari Pemerintah  berupa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) sangat membantu warga masyarakat yang ingin tanahnya mempunyai sertifikat dengan biaya yang sangat ringan. Kalurahan Giricahyo di Tahun 2019 dapat menyelesaikan  sebanyak 600 bidang tanah sesuai kuota.

Agus selaku jogoboyo Kalurahan Giricahyo Kapanewon Purwosari saat ditemui awak media, Kamis (16/01/2025) menyampaikan target sesuai kuota serta berjalan lancar . Proses sudah sesuai mas tidak ada yang saya tutup-tutupi “.jelasnya.

Lurah Giricahyo Supriyono beberapa waktu yang lalu sempat menyampaikan kalau program tersebut sudah menyasar lapisan masyarakat dengan jumlah kuota 600 bidang tanah. Program pembuatan Sertifikat tanah di Tahun 2019 sudah rampung warga masyarakat sudah menerima sertifikat “.jelasnya. Lurah juga menambahkan kalau ada warga masyarakat yang belum puas  dalam pelayanan di  harap datang ke Bale Kalurahan  menyampaikan pendapat agar semua transparan 

[Supri/bindiy]

KSP Ingatkan Para Menteri Untuk Tidak Mengangkat Buzzer Jadi Staf

0
KSP AM Putranto

Beritainternusa.com,Jakarta – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) AM Putranto memperingatkan kepada para menteri untuk tidak sembarangan mengangkat staf khusus (stafsus).

Hal itu ia sampaikan menyusul polemik diangkatnya Rudi Sutanto sebagai Stafsus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Rudi Sutanto diduga buzzer mantan Presiden Jokowi.

Putranto menegaskan, setiap kementerian wajib melaporkan lebih dulu kepada pihak Istana calon Stafsus sebelum resmi dilantik.

Iya dong (melaporkan Stafsus ke Istana). Enggak bisa lantik sembarangan dong,” katanya, dikutip dari Law-Justice, Kamis (16/1/2025).

Putranto mengakui bahwa setiap Kementerian/Lembaga memiliki kewenangan untuk menentukan personel Stafsus mereka. Akan tetapi, mereka juga wajib melaporkan calon personel baru kepada pihak Istana.

Jadi kami di KSP, saya rekrutmen personel tersendiri, khusus saya dikasih kewenangan di Sesneg seperti itu. Di Sesneg ya ada sendiri sama seperti untuk Pak Rudi Sutanto dan sebagainya keputusan di mereka,” tuturnya.

Diketahui, pelantikan Stafsus Menkomdigi Meutya Hafid jadi sorotan, bukan hanya karena Raline Shah, tetapi juga Rudi Sutanto yang dikaitkan dengan akun media sosial @kurawa. Menanggapi isu ini, Meutya Hafid mengaku tidak tahu soal kaitan tersebut.

Saya tidak tahu ya, Rudi Sutanto yang saya kenal ya Rudi Sutanto. Jadi saya tidak mau berspekulasi mengenai apa atau siapa Rudi Sutanto,” kata Meutya, Senin (13/1/2025).

Menurutnya, Rudi diangkat menjadi Stafsus karena memiliki keahlian di bidang komunikasi strategis yang dianggap relevan dengan kebutuhan Kemenkomdigi.

Beliau memang ahli strategi komunikasi, jadi ini juga akan mewarnai kementerian, karena kementerian ini tidak hanya soal digital tetapi juga komunikasi,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah pihak di media sosial mengaitkan Rudi Sutanto dengan Rudi Valinka, pemilik akun @kurawa yang dikenal merupakan buzzer atau pendengung pada era pemerintahan Jokowi.

Namun, Meutya menegaskan dirinya tidak aktif di platform Twitter, yang kini bernama X, sehingga tidak mengetahui lebih jauh soal akun tersebut. “Saya nggak tahu Mas, saya juga nggak terlalu main Twitter,” pungkasnya.

[Admin/itbin]

Polisi Tetapkan PT Arta Jaya Putra Dan Komisarisnya Sebagai Tersangka Kasus TPPU

0
ilustrasi

Beritainternusa.com,Jakarta – Bareskrim Polri menetapkan PT Arta Jaya Putra (AJP) dan Komisaris PT AJP berinisial FH sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari aktivitas kejahatan judi online.  

Dua-duanya sudah cukup bukti, artinya memenuhi dua alat bukti yang sah untuk kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka,” tutur Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2025).

Menurutnya, penetapan tersangka kali ini merupakan pengembangan dari penyitaan Hotel Aruss di Semarang, yang juga terkait dengan TPPU judol.

Adapun PT AJP diduga telah menerima aliran dana dari hasil kejahatan judi online, sementara tersangka FH menggunakan uang yang diterima dari rekening penampung untuk mengelola Hotel Aruss.

Alasan penetapan kita yaitu PT AJP menerima aliran dana dari FH yang bersumber dari lima rekening (penampung kejahatan judi online) tadi di kurun waktu atau tempus 2020 sampai dengan 2022,” jelas dia.

Atas perbuatannya, PT AJP dikenakan Pasal 6 Jo Pasal 69 UU No.8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dan/atau Pasal 27 ayat (2) UU No.1/2024 tentang perubahan kedua atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 303 KUHP selaku korporasi, dengan ancaman hukuman pidana denda maksimal Rp100 miliar.

Sedangkan terhadap tersangka FH dikenakan Pasal 4 Jo Pasal 69 UU No.8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dan/atau pasal 27 ayat (2) UU No.1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 303 KUHP.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) judi online atau judol dengan salah satu modusnya lewat pembangunan Hotel Aruss di Semarang. Alhasil kini hotel tersebut disita petugas.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf menyampaikan, modus TPPU itu diawali dengan menampung semua uang perjudian online ke rekening nominee.

Pada rekening-rekening nominee yang mereka buat selanjutnya ditempatkan dan ditransfer serta dilakukan penarikan secara tunai dan ditempatkan ke rekening-rekening nominee lainnya,” tutur Helfi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025).

Menurutnya, setelah uang yang diduga hasil judi online itu ditarik tunai, para pelaku memanfaatkannya untuk membangun Hotel Aruss di Semarang.

Sebagai upaya layering atau pengelabuan untuk menyembunyikan asal usul daripada uang tersebut. Selanjutnya setelah uang tersebut ditarik tunai, digunakan untuk membangun hotel aruss di Semarang,” jelas dia.

Hotel Aruss sendiri dikelola oleh PT Arta Jaya Putra (AJP). Sementara sumber pembangunan hotel diduga berasal dari tiga situs judi online, yakni Dafabet, Agen 138, dan judi bola.

Adapun PT AJP diduga menerima dana dari seseorang berinisial FH melalui lima rekening, dengan rincian satu rekening dari sosok berinisial RF, MH, GP, dan dua rekening milik KB. Selain itu, sosok GP dan AS juga diduga mengalirkan uang sebesar Rp40,5 miliar ke PT AJP.

Kita belum sampai-sampai tersangka ya. Nanti akan kita rilis lebih lanjut. Karena kita fokus hari ini terkait masalah penyitaan aset,” Helfi menandaskan.

[Admin/lpbin]

Polisi Terima 7 Laporan Orang Hilang Terkait Kebakaran Yang Melanda Gedung Glodok Plaza

0
Gedung Glodok Plaza kebakaran

Beritainternusa.com,Jakarta – Kepolisian membuka posko pengaduan terkait insiden kebakaran gedung Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025) malam. Hingga saat ini, polisi telah menerima 7 laporan orang hilang terkait kebakaran gedung Glodok Plaza tersebut.  

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, laporan tersebut diterima di posko pengaduan kebakaran Glodok Plaza yang didirikan oleh Polsek Tamansari. 

Di Posko tersebut menerima 7 laporan dari keluarga yang dikabarkan hilang. Untuk pastinya tim saat ini masih bekerja dan proses pendinginan masih berlangsung,” ujar Ade Ary kepada wartawan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Lebih lanjut, Ade menuturkan pihaknya masih menyelidiki kasus kebakaran hebat tersebut. Penyelidikan dilakukan oleh tim penyidik dari Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. 

Proses penyelidikan dugaan penyebab kebakaran itu pasti akan kami lakukan secara profesional dan prosedural. Nanti kami akan menghadirkan atau melibatkan Puslabfor untuk melakukan olah TKP untuk mendalami penyebab kebakaran,” ujarnya.

Dan kasus ini juga dimonitor dan di-backup oleh jajaran Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Ade Ary menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, satu orang dikabarkan masih dicari keberadaannya buntut insiden kebakaran hebat gedung Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu malam, 15 Januari 2025. Hal itu berdasarkan laporan dari pihak keluarga.

Ada laporan, bahwa ada anggota keluarganya belum pulang. Salah satu anggota keluarga bahkan sempat menunjukkan identitasnya. Jadi sedang kita telusuri,” kata Perwira Piket Pemadam Kebakaran, Joko Susilo saat ditemui di kawasan Glodok Plaza, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2025).

Secara terpisah, Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifuddin juga menyebutkan hal senada. Menurut dia, orang hilang yang dilaporkan adalah seorang wanita yang bertugas sebagai kasir diskotek yang terbakar semalam.

Keluarganya datang sekitar jam 03.00 WIB, melaporkan wanita itu sampai sekarang belum ada, itu kasir di salah satu diskotek,” tutur Syarifuddin dalam kesempatan terpisah.

Syarifuddin memastikan, tim rescue sudah diterjunkan untuk menyisir area gedung Glodok Plaza yang terbakar untuk menemukan sosok yang masih dilaporkan hilang.

Tim rescue tadi saya sudah arahkan, kita ada pembagian beberapa tugas, salah satunya tim rescue khusus untuk pencarian korban,” dia menandasi.

Sementara itu, Kasudin Gulkamart Jakbar, Syarifuddin menyampaikan informasi terbaru bahwa sebanyak lima orang masih hilang dan tak diketahui nasibnya ketika kebakaran melanda gedung Glodok Plaza, Jakarta Barat, Rabu, (15/1/2025). Hal ini diketahui setelah damkar menerima dua laporan dari warga.

Karena terakhir ada laporan lagi dari warga, itu empat orang. Jadi semua total lima orang untuk sementara laporan yang kita terima di laporan TKP ini,” kata Syarifuddin di lokasi kejadian, Kamis, (16/1/2025).

Satu orang hilang yang dilaporkan pertama adalah seorang pegawai kasir diskotik. Sementara empat lainnya belum diketahui apakah pengunjung atau pegawai. Menurut Syarifuddin, kelima orang itu sempat hilang dari lantai tujuh dan delapan.

Jadi prediksi di lantai 7 dan 8, tapi kita dalam pencarian. Ini karena memang area yang belum semua tuntas untuk pemadaman, tapi kita sambil. Jadi dua-duanya bekerja, penyisiran, pencarian korban, dan pendinginan,” ungkapnya.

Hingga saat ini belum ada laporan adanya korban jiwa akibat dari kebakaran besar sejak kemarin malam itu.

[Admin/lpbin]

Akademisi: Soal Pagar Laut Yang Membentang Sepanjang 13,16 Km Di Tangerang Ada Misteri Yang Janggal

0
Pagar laut di Tangerang disegel

Beritainternusa.com,Jakarta – Akademisi Universitas Pamulang (Unpam) Efriza menilai proses investigasi pagar laut di wilayah proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) aneh.

Menurutnya, pagar laut yang dipasang sepanjang 30,16 kilometer di wilayah proyek PIK II seharusnya telah diketahui KKP.

Jika pemerintah baru mengetahui, rasanya itu tak masuk nalar,” kata Efriza dikutip dari RMOL, Rabu (15/1/2025).

Ia menjelaskan, langkah pemerintah yang seolah ingin menunjukkan pemerintah cepat tanggap, justru bisa menimbulkan kesalahpahaman.

Sebab jika pemakluman ini diterima, maka menunjukkan terjadinya pengabaian negara terhadap masyarakat yang diterima begitu saja,” tuturnya.

Oleh karena itu, menjadi aneh apabila pemerintah baru mengetahui dan mengambil langkah ketika pemagaran laut sudah terjadi, dan bahkan menjadi polemik di masyarakat. Soal pagar pembatas laut ini menunjukkan ada misteri yang janggal,” pungkas Efriza.

[Admin/itbin]

MUI :Kejahatan Judi Online Merupakan Dosa Besar Yang Merusak Moral Bangsa

0
Ilustrasi

Beritainternusa.com,Jakarta – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga, Nyai Badriyah Fayumi, mengungkapkan betapa besar ancaman yang ditimbulkan oleh kejahatan judi online (Judol), baik dari sisi moral, sosial, ekonomi, bahkan hingga memicu pembunuhan.

Ia menuturkan, bahwa judol telah menjadi fenomena sosial yang sangat mengkhawatirkan, tidak hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga menghancurkan fondasi keluarga. 

Menurutnya, judi baik yang bersifat konvensional maupun yang kini dilakukan secara daring, merupakan dosa besar dalam pandangan Islam. Tidak hanya melanggar syariat, dampak dari kegiatan ini jauh lebih merusak dan merugikan, terutama bagi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

Kejahatan judi online ini memiliki dampak yang sangat besar, terutama bagi keluarga. Dalam Islam, sesuatu yang dihukumi sebagai dosa besar pasti membawa kerusakan besar pula,” ungkap Nyai Badriyah dilansir dari laman MUI, Rabu (15/1/2025). 

Nyai Badriyah menambahkan, bahwa dampak judol tidak hanya sebatas kerugian finansial, tetapi juga merusak hubungan antar anggota keluarga, bahkan meruntuhkan mentalitas dan moralitas individu.

Hal ini, kata dia, menunjukkan bahwa kerusakan yang ditimbulkan oleh kecanduan judol tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga fisik dan sosial.

Nyai Badriyah pun menyebut, bahwa selain merusak hubungan antar anggota keluarga, judol juga berpotensi menyebabkan kehancuran ekonomi yang sangat besar. 

Lebih lanjut, banyak individu yang terjerat utang akibat kecanduan berjudi, dan hal ini semakin memperburuk kondisi keluarga. Tak jarang, mereka terpaksa mengambil langkah-langkah ilegal seperti pencurian, penipuan, bahkan kekerasan untuk melunasi utang yang terus menumpuk.

Kejahatan judi online bukan hanya merusak keluarga, tetapi juga menumbuhkan budaya keputusasaan yang berujung pada tindakan kriminal. Ketika individu kehilangan kendali, mereka tak ragu untuk mengorbankan orang lain demi memenuhi kecanduan mereka,” tutupnya

[Admin/itbin]

DLH Kota Tangerang Segel Perusahaan Pengelola Limbah B3

0
Ilustrasi

Beritainternusa.com,Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten melakukan penyegelan terhadap perusahaan pengelola limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Hal ini dilakukan setelah menerima laporan adanya pembuangan sampah B3 secara sembarangan di lingkungan RW 10, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten.

Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, pihaknya secara langsung telah memanggil penanggung jawab perusahaan pengelola limbah B3 tersebut. Pemanggilan dijadwalkan pada Jumat, 17 Januari 2025 lusa.

DLH Kota Tangerang sudah melakukan pemanggilan untuk dilakukan verifikasi secara langsung terhadap penanggung jawab perusahaan terkait dengan adanya pengelolaan limbah B3 yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya, Rabu (15/1/2025).

Sebagai tindakan awal dan upaya pencegahan terjadinya pencemaran lingkungan, DLH Kota Tangerang pun melakukan penyegelan.

Saat ini tahap awal DLH Kota Tangerang pun sudah melakukan penyegelan untuk perusahaan tersebut tidak beroperasi lebih dulu,” ujarnya.

Wawan juga mengatakan, dalam penanganan aduan dugaan pencemaran limbah B3 ini, DLH sudah berkoordinasi dengan Kelurahan Uwung Jaya, Tramtib Kecamatan Cibodas, Analisis Lingkungan Hidup hingga Satgas Administrasi.

Perusahaan yang bersangkutan merupakan usaha dengan kegiatan transporter limbah B3 yang sudah berlangsung empat bulan dengan status lahan sewa selama satu tahun. Lokasi digunakan sebagai tempat transit mobil transporter limbah B3,” katanya.

Saat tim melakukan verifikasi di lapangan, ditemukan adanya genangan air limbah B3 yang menjadi sumber pengaduan warga karena menimbulkan bau tidak sedap. Genangan air tersebut sudah ditutup perusahaan menggunakan serbuk kayu. Ini dipastikan akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah B3 yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Limbah B3 yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah, air, dan udara, serta menyebabkan berbagai penyakit.

Kami tidak akan menolerir adanya pelanggaran dalam pengelolaan atau pembuangan sampah B3. Pelaku usaha harus bertanggung jawab penuh atas limbah yang beredar tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata Wawan.

[Admin/lpbin]

Gedung Glodok Plaza Jakarta Barat Dilalap Si Jago Merah

0
Gedung Glodok Plaza kebakaran

Beritainternusa.com,Jakarta – Kebakaran yang terjadi di Gedung Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, masih berlangsung hingga Kamis (16/1/2025) pagi. Kebakaran hebat yang diduga berasal dari diskotek di lantai 7 gedung tersebut terjadi pada Rabu malam (15/1/2025) sekitar pukul 21.22 WIB.

Hingga pukul 04.21 WIB, proses lokalisir api sebagian telah berhasil dilakukan. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta sejauh ini sudah mengerahkan 45 unit gabungan, terdiri dari 29 unit dari Jakarta Barat, 6 unit dari Jakarta Pusat, 4 unit dari Jakarta Utara, serta masing-masing 1 unit dari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Selain itu, 4 unit dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta juga dikerahkan, dengan total 230 personel yang terlibat dalam pemadaman.

Sebelumnya, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyebutkan tiga tim pemadam telah masuk ke dalam gedung, masing-masing berjumlah lima orang, sehingga totalnya mencapai 15 orang. Mereka dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) dan masker oksigen untuk memadamkan api dari bagian dalam gedung.

Ada tiga tim yang masuk ke dalam, itu fungsinya dia melakukan pemadaman dari yang tengah gedung itu. Karena yang keliling bagian luar gedung kan sudah dipadamkan oleh mobil skylift,” kata Satriadi kepada wartawan di lokasi kebakaran, Kamis (16/1/2025).

Suara ledakan hingga dentuman keras terdengar dari Gedung Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat yang terbakar hebat pada Rabu malam (15/1/2025). Hingga Kamis dini hari (16/1/2025) pukul 1.00 WIB, kebakaran tersebut belum berhasil dipadamkan.   

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyela­matan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengaku belum bisa memastikan sumber suara ledakan dan dentuman dalam insiden kebakaran tersebut. Namun dia menduga, suara ledakan tersebut berasal dari material-material yang terbakar.

Kita belum tahu. Tapi yang pasti Plaza Glodok ini kan tempat jual elektronik ya, barang-barang elektronik. Nah apakah itu tabung gas atau dari elektronik tersebut kita belum bisa pastikan,” ujar Satriadi kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Kamis dini hari.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat, Farid yang sedang bertugas di lokasi menduga suara ledakan itu berasal dari mobil yang diparkir di lantai 7 gedung tersebut.

Itu kan lantai 7 parkiran mobil. Sepertinya yang meledak itu mobil, ledakan yang besar tadi,” tutur Farid kepada wartawan di lokasi, seperti dikutip dari Antara.

Ledakan besar pertama terdengar tepat pada pukul 23.50 WIB yang sontak membuat warga yang sedang menyaksikan kebakaran berteriak kaget.

Para petugas pun spontan menyuruh para warga mundur dari sekitar gedung Glodok Plaza yang sudah dipasangi garis polisi itu.

Usai ledakan pertama, ledakan dan dentuman keras kembali terdengar beruntun dari dalam gedung yang tengah dilahap api. Selain itu, bongkahan material seperti kaca yang pecah dilahap api juga berjatuhan dari lantai atas.

Hingga pukul 00.21 WIB dini hari, lantai 7, 8, dan 9 gedung Glodok Plaza masih berstatus merah atau api masih menyala. Petugas pemadam kebakaran pun masih berupaya untuk memadamkan kebakaran tersebut

[Admin/lpbin]

Polisi Berhasil Bongkar Praktik Prostitusi Online Di Jakarta Selatan

0
Ilustrasi

Beritainternusa.com,Jakarta – Jajaran Polsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan berhasil membongkar praktik prositusi online. Empat orang pelaku berhasil ditangkap. 

Dari hasil penyelidikan, para pelaku memberi bayaran sebesar Rp3,5 juta jika berhasil melayani 70 orang pelanggan.

Kasus ini berhasil diungkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan di sebuah hotel kawasan Pakubuwono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sana, kedua remaja perempuan AMD (17) dan MAL (19) dieksploitasi secara seksual.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Nunu Suparmi menerangkan, empat orang tersangka dalam kasus ini punya peran berbeda-beda. Adapun, RA alias A dan MRC alias B sebagai admin, dua lagi MR alias M dan R sebagi pengawal atau pengantar. 

Untuk tersangka yang sudah kita amankan ada empat orang,” kata dia kepada wartawan, Selasa (14/1/2025).

Nunu mengatakan, keempat orang tersangka memperkerjakan dua orang remaja perempuan inisial AMD dan MAL. Modusnya, menggunakan jeratan utang, sehingga korban harus menuruti perintah keempat tersangka.

Jadi ancaman itu jeratan utang, korban wajib melakukan pelayanan terhadap, katakanlah laki-laki hidung belang sebanyak 70 orang, baru korban dibayar Rp3,5 juta gaji, tidak terbatas waktu sebulan atau dua bulan, sehari atau dua hari, yang jelas per-70 orang dibayar Rp3,5 juta,” ujar dia.

Nunu mengatakan, aksi ini telah berlangsung sejak Oktober 2024. Awalnya, salah satu tersangka akan menjajakkan mereka lewat aplikasi Michat. Jika, ada pelanggan akan diarahkan untuk langsung menuju hotel yang sudah disepakati bersama.

Di situ nanti tamunya akan datang satu per satu, dan yang mengawal dua orang tadi,” ujar dia. Nunu mengatakan, para tersangka mematok tarif Rp250 ribu sampai Rp1,5 juta untuk sekali kencan. 

Untuk pelanggannya bermacam-macam, warga negara asing juga pernah, orang Indonesia, dari berbagai macam kalangan,” ujar dia.

Terkait kasus ini, kepolisian telah memanggil orang tua korban. Terungkap bahwa kedua korban berasal dari keluarga yang kurang mampu. 

Yang satu bapaknya tiri, broken home. Ibunya buruh cuci, gosok. Bapaknya tidak bekerja. Dan saya wawancara ibunya, kata ibunya bahwa ‘saya memang tidak bisa memenuhi kebutuhan anak saya’. Jadi dia merasa bersalah, seperti itu,” ujar dia.

Dalam kasus ini, keempat orang tersangka dijerat Undang-Undang TPPO. Mereka telah ditahan di Polsek Kebayoran Baru. Sedangkan, korban dalam pendampingan Dinsos Jakarta Selatan.

[Admin/mdbin]

Muhammadiyah Akan Laporkan Pihak Pemasang Pagar Laut Di Pesisir Utara Tangerang Ke Mabes Polri Jika Somasinya Tidak Di Gubris

0
Penampakan pagar laut Tangerang


Beritainternusa.com,Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Muhammadiyah akan melaporkan pihak yang memasang pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 kilometer di pesisir utara Tangerang ke Mabes Polri.

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBHAP PP Muhammadiyah Gufroni pelaporan itu akan dilayangkan imbas somasi terbuka kepada pemasang untuk mencabut pagar tak kunjung digubris.

Sesuai rencana apabila dalam tenggat waktu itu tidak ada yang membongkar kembali bambu yang dipasang maka kami akan segera membuat laporan atau pengaduan ke Mabes Polri,” kata Gufroni kepada awak media, Selasa (14/1/2025).

Gufroni berkata laporan akan dilayangkan setelah tenggat waktu somasi terlewati pada hari ini. Namun dia belum menyebut nama pihak yang akan dilaporkan. “Waktunya (untuk melaporkan) mungkin antara Kamis dan Jumat,” ujar dia.

Di sisi lain, Gufroni menyebut Jaringan Rakyat Pantura (JRP) sebuah perkumpulan nelayan yang mengklaim memasang pagar itu juga belum menghubungi mereka. “Sampai saat ini tidak ada,” ujar dia.

Sebelumnya, LBHAP Muhammadiyah melayangkan somasi terbuka kepada pihak pemasang pagar laut di pesisir utara Tangerang untuk segera mencabut pagar yang mereka pasang.

Gufroni menyatakan pemagaran ini menyebabkan sejumlah dampak negatif seperti mengganggu aktivitas nelayan tradisional sekitar, hingga melanggar hak akses publik atas laut yang seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat secara bebas dan adil.

Lalu, ia menilai pemagaran itu juga berpotensi melanggar hukum dan peraturan yang mengatur tentang pengelolaan wilayah pesisir dan kelautan.

Berdasarkan hal tersebut, kami meminta kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk segera mencabut dan membersihkan pagar bambu yang telah menghalangi akses laut bagi nelayan dalam waktu 3×24 jam sejak diterbitkannya somasi terbuka ini,” kata Gufroni dalam keterangannya, Senin (13/1/2025).

[Admin/cnbin]

;