Menu

Dark Mode
📍 Alamat Redaksi: Jl. Kresek Raya No.88 C RT.09 RW.015 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Tlp/Fax: (021) 5503670 | Email: beritainternusa@gmail.com
Bareskrim Polri Ungkap Perkembangan Kasus Narkoba Yang Menjerat Kasat Narkoba Polres Tangsel Pengamat Cium Aroma Serangan Balik Koruptor Di Balik Isu Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Seorang Pria Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas Dengan Mulut Dan Hidung Berbusa Tribun VIP Kejurnas Drift  Di GOR Satria Purwokerto Ambruk Saat Dipadati Penonton Propam Polda Jabar Periksa Tiga Oknum Polisi Pengendara Alphard Yang Berselisih Paham Dengan Satpam Di Kawasan Bunderan HI Aliansi Jurnalis Indonesia Menyayangkan Pernyataan Prabowo Yang Menyebut Jurnalis  ‘Londo Ireng’!

News

KSP Ingatkan Para Menteri Untuk Tidak Mengangkat Buzzer Jadi Staf

badge-check

KSP AM Putranto Perbesar

KSP AM Putranto

Beritainternusa.com,Jakarta – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) AM Putranto memperingatkan kepada para menteri untuk tidak sembarangan mengangkat staf khusus (stafsus).

Hal itu ia sampaikan menyusul polemik diangkatnya Rudi Sutanto sebagai Stafsus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Rudi Sutanto diduga buzzer mantan Presiden Jokowi.

Putranto menegaskan, setiap kementerian wajib melaporkan lebih dulu kepada pihak Istana calon Stafsus sebelum resmi dilantik.

Iya dong (melaporkan Stafsus ke Istana). Enggak bisa lantik sembarangan dong,” katanya, dikutip dari Law-Justice, Kamis (16/1/2025).

Putranto mengakui bahwa setiap Kementerian/Lembaga memiliki kewenangan untuk menentukan personel Stafsus mereka. Akan tetapi, mereka juga wajib melaporkan calon personel baru kepada pihak Istana.

Jadi kami di KSP, saya rekrutmen personel tersendiri, khusus saya dikasih kewenangan di Sesneg seperti itu. Di Sesneg ya ada sendiri sama seperti untuk Pak Rudi Sutanto dan sebagainya keputusan di mereka,” tuturnya.

Diketahui, pelantikan Stafsus Menkomdigi Meutya Hafid jadi sorotan, bukan hanya karena Raline Shah, tetapi juga Rudi Sutanto yang dikaitkan dengan akun media sosial @kurawa. Menanggapi isu ini, Meutya Hafid mengaku tidak tahu soal kaitan tersebut.

Saya tidak tahu ya, Rudi Sutanto yang saya kenal ya Rudi Sutanto. Jadi saya tidak mau berspekulasi mengenai apa atau siapa Rudi Sutanto,” kata Meutya, Senin (13/1/2025).

Menurutnya, Rudi diangkat menjadi Stafsus karena memiliki keahlian di bidang komunikasi strategis yang dianggap relevan dengan kebutuhan Kemenkomdigi.

Beliau memang ahli strategi komunikasi, jadi ini juga akan mewarnai kementerian, karena kementerian ini tidak hanya soal digital tetapi juga komunikasi,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah pihak di media sosial mengaitkan Rudi Sutanto dengan Rudi Valinka, pemilik akun @kurawa yang dikenal merupakan buzzer atau pendengung pada era pemerintahan Jokowi.

Namun, Meutya menegaskan dirinya tidak aktif di platform Twitter, yang kini bernama X, sehingga tidak mengetahui lebih jauh soal akun tersebut. “Saya nggak tahu Mas, saya juga nggak terlalu main Twitter,” pungkasnya.

[Admin/itbin]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Presiden Prabowo Minta TNI-Polisi Dan Jaksa Introspeksi Diri

10 July 2026 - 16:23 WIB

Polisi Berhasil Menangkap Tersangka Pembunuhan Pedagang Barang Antik Di Pati

25 June 2026 - 07:13 WIB

Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Peredaran Uang Palsu Di Bogor Jawa Barat

1 April 2026 - 16:00 WIB

Polisi Buru Bandar Narkoba Yang Jadi Pemasok Dalam Kasus Eks Kapolres Bima Kota

16 February 2026 - 07:28 WIB

Pendidikan Tinggi : Antara Hak Sosial atau Benteng Eksklusif?

24 November 2025 - 08:20 WIB

Trending on News