:strip_icc()/kly-media-production/medias/5438291/original/022758900_1765279306-1.jpg)
Beritainternusa.com,Jakarta – Polisi mengungkap temuan yang sangat mencengangkan dalam tragedi kebakaran maut di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ternyata, gedung enam lantai itu hanya memiliki satu pintu keluar-masuk yang terletak di lantai dasar.
Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, setelah timnya bersama forensik menyisir seluruh lantai untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Mereka juga memeriksa satu-satunya lift yang ada di gedung tersebut.
Bersih. Juga kita temukan bahwa memang masuk dan keluarnya itu hanya melalui pintu bawah di depan itu saja. Jadi satu lift, tadi juga ada satu lift kita periksa juga untungnya tidak ada korban di dalamnya,” kata Roby kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).
Roby mengungkapkan, pihaknya sudah memeriksa enam saksi terkait kebakaran gedung Terra Drone. Mereka yang diperiksa terdiri dari empat karyawan sekaligus saksi dan dua HRD.
Polisi juga akan melayangkan panggilan terhadap pemilik gedung maupun penanggung jawab perusahaan.
Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan. Ada 4 karyawan (saksi), 2 HRD. Itu juga nanti kita upayakan komunikasi dan memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan,” ujar Roby.
Dia mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mencari unsur pidana di dalam insiden kebakaran. Karena itu, operator, manajemen perusahaan, maupun pihak pengelola gedung turut akan dimintai keterangan.
Untuk sampai dengan saat ini kita belum menemukan unsur pidananya. Kita masih menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kejadian kebakaran yang terjadi itu. Termasuk dengan kelalaian, apakah dari pihak operator, manajemen, atau pemilik gedung, juga kita masih melakukan penyelidikan dulu,” ujar dia.
Data sementara, sebanyak 22 orang meninggal dunia akibat kebakaran gedung Terra Drone. Tercatat 19 orang berhasil selamat.
Hingga kini, polisi belum menemukan warga negara asing yang menjadi korban dalam insiden ini.
Untuk saat ini kita belum menemukan informasi ada orang asing di antara korban. Tapi kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandas dia.
Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa total terdapat 76 korban dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, 54 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 22 lainnya meninggal dunia yang terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.
Berikut daftar nama korban meninggal dalam kebakaran gedung kantor tersebut berdasarkan data BPBD DKI Jakarta:
Laki-laki (7 orang)
1. Aril
2. Apri
3. Yoga
4. Cendy
5. Reyhan
6. Mirza
7. Saiful
Perempuan (15 orang)
1. Ninda
2. Pariyem
3. Novia
4. Nisa
5. Jazel
6. Risda
7. Asyifa
8. Della
9. Siti
10. Amelia.
[Admnin/lpbin]





