Rekam Jejak 9 Jenderal Purn TNI yang Gugat Polda Metro Jaya soal Kasus Ijazah Jokowi, Ada Soenarko
Mantan Danjen Kopassus Mayjen Purn TNI Soenarko

Beritainternusa.com,Jakarta – Sebanyak 9 jenderal purnawirawan TNI melayangkan gugatan perdata terhadap Ditreskrimum Polda Metro Jaya melalui mekanisme citizen lawsuit terkait penanganan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Diinisiasi eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, gugatan mereka itu sudah teregistrasi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Sidang perdana gugatan dengan nomor perkara 329/Pdt.G/2026/PN.JKT.SEL tersebut akan digelar di PN Jaksel pada Senin (6/4/2026).

Soenarko menilai bahwa jajaran Polda Metro Jaya tidak profesional dalam menangani kasus ijazah Jokowi yang menyeret nama Roy Suryo cs itu.

Kami sebagai prinsipal mengajukan gugatan citizen lawsuit ini karena kami melihat ada ketidakprofesionalan aparat penegak hukum yang tadi dikatakan ada diduga penyelundupan pasal-pasal hukum, ada abuse of power yang mengakibatkan bisa merugikan, mencelakakan warga negara lain, yaitu saudara Roy Suryo cs,” kata Soenarko, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Cumicumi, Senin (30/3/2026).

Kalau ini dibiarkan tidak dibuka, ini aparat bisa sewenang-wenang. Berikutnya bisa habis kita warga negara dibikin oleh aparat-aparat yang tidak profesional ini,” sambungnya.

Selain 9 jenderal purnawirawan, enam purnawirawan TNI lainnya juga tergabung dalam gugatan tersebut.

Mereka adalah Kolonel TNI (Purn) Kusumastono, Kolonel TNI (Purn) Muh Nur Saman, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, Kolonel Laut (Purn) Hasnan, Kolonel Laut (Purn) Joko Indro Wahyono, dan Kolonel (Purn) Sopandi Ali.

Tidak hanya itu, ada lagi dua penggugat lainnya yakni eks Hakim Agung Ad Hoc Dwi Tjahyo Soewarsono dan penggugat Universitas Gadjah Mada (UGM) Komarudin.

Lantas, seperti apakah sosok, sepak terjang, dan profil 9 jenderal purnawirawan TNI  tersebut? Berikut rekam jejaknya yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Mayjen TNI (Purn) Soenarko

Soenarko adalah purnawirawan perwira tinggi (Pati) di TNI Angkatan Darat (AD). Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1978. Soenarko lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 1 Desember 1953.

Jenderal bintang 2 tersebut dipercaya menjadi Danjen Kopassus pada 12 September 2007. Kala itu, ia menggantikan posisi Mayjen TNI (Purn) Rasyid Qurnuen Aquary.

Jabatan Danjen Kopassus diemban Soenarko selama satu tahun hingga 1 Juli 2008. Tak lama setelah itu, Soenarko digantikan oleh Pramono Edhie Wibowo.

Soenarko sendiri diamanahkan untuk menduduki posisi jabatan sebagai Pangdam Iskandar Muda.

Pada 2009, Soenarko lalu dimutasi sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) pada 2009. Kala itu, ia menggantikan posisi Mayjen Nartono.

Selama berada di dunia kemiliteran, Soenarko pernah mendapatkan bintang jasa, di antaranya SL. Seroja, SL. Dwidya Sistha, SL Kesetiaan 8 tahun dan SL Kesetiaan 16 tahun.

Setelah rampung di karier militernya, Mayjen Soenarko pun terjun ke dunia politik. Ia pernah menjadi anggota Partai Aceh dari tahun 2012-2016.

Sebelum pada tahun 2017 bergabung dengan Partai Nanggroe Aceh, Soenarko dikabarkan sempat bergabung ke Partai Gerindra.

Soenarko juga pernah terjerat kasus hukum, mulai dari tuduhan kepemilikan senjata ilegal hingga dituding sebagai pelaku makar.

Ia juga disebut terlibat dalam kerusuhan 22 Mei 2019 hingga ditangkap Puspom TNI dan dijebloskan ke Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan.

2. Laksma TNI (Purn) Sony Santoso

Laksamana Pertama (Laksma) Sony Santoso adalah purnawirawan perwira tinggi di TNI Angkatan Laut (AL).

Jabatan Laksamana Pertama yang disandangnya tercatat sebagai jabatan dengan tingkatan keempat tertinggi di TNI AL yang berada di bawah Laksamana TNI, Laksamana Madya TNI, dan Laksamana Muda TNI.

Sony Santoso pernah mendudu posisi jabatan Asisten Deputi bidang Kesatuan Bangsa di Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

Kala itu, ia menjadi anak buah Luhut Binsar Pandjaitan yang sempat menjadi Menkopolhukam.

Sony juga pernah terjun ke dalam dunia politik dengan bergabung bersama Partai Berkarya. Nama Sony juga sempat menjadi perbincangan karena ditangkap polisi pada 2019 silam.

3. Laksma TNI (Purn) Moeryono Aladin

Moeryono Aladin adalah purnawirawan perwira tinggi di TNI AL. Pangkat terakhirnya di TNI AL adalah Laksamana Pertama atau Laksma. Saat ini Moeryono Aladin aktif sebagai juru bicara Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPPTNI).

Dia ditunjuk sebagai jubir Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

4. Marsda TNI (Purn) Moch Amiensyah

Marsda TNI (Purn) Moch Amiensyah adalah purnawirawan perwira tinggi di TNI Angkatan Udara (AU).

Pangkat Amiensyah itu setingkat di atas Marsekal Pertama dan di bawah Marsekal Madya, atau setara dengan Mayor Jenderal di TNI AD atau Laksamana Muda di TNI AL.

5. Marsda TNI (Purn) Nazirsyah

Marsda TNI (Purn) Nazirsyah juga merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI AU. Nazirsyah pernah menjabat sebagai Wakil Asisten Potensi Dirgantara Kasau.

Ia juga pernah membuka Rakorpotdirga (Rapat Koordinasi Potensi Dirgantara) di Wisma Bima Sakti Pancoran Jakarta, Rabu (14/2/2018).

6. Marsda TNI (Purn) Firdaus Syamsudin

Marsda TNI (Purn) Firdaus Syamsudin juga adalah purnawirawan Pati TNI AU. Pascapurnatugas dari TNI, Firdaus sempat menjadi Ketua Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-POLRI Untuk Perubahan dan Persatuan Jateng-DIY.

7. Brigjen TNI (Purn) Sudarto

Brigjen TNI (Purn) Sudarto adalah purnawirawan TNI AD. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1985. Sudarto resmi pensiun dari TNI pada tahun 2020.

Dalam kariernya, Sudarto pernah menjabat sebagai Staf Khusus Kasad dan Aslog Kaskogabwilhan I (2019—2020).

8. Brigjen TNI (Purn) Dedi Priatna

Brigjen TNI (Purn) Dedi Priatna juga merupakan purnawirawan TNI AD. Pascapensiun dari TNI, Dedi Priatna sempat dilantik menjadi anggota dewan pakar DPP PKS pada 7 Februari 2024.

9. Brigjen TNI (Purn) Jumadi

Brigjen TNI (Purn) Jumadi adalah pensiunan perwira tinggi TNI AD. Jumadi tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi atau Kapusdatin di Kementerian Pertahanan RI.

Selain itu, namanya juga sempat menduduki posisi jabatan sebagai Kapuspamhar Kawasan Bainstranas

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here