Beritainternusa.com,Jogja – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sebagian besar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (12/1/2026) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, intensitas hujan sedang hingga lebat awalnya dirasakan di wilayah Sleman, lalu meluas ke seluruh DIY.

Hujan disertai dengan angin kencang menimbulkan beberapa dampak kejadian cuaca ekstrem,” ujar Ruruh, Senin (12/1/2026) malam.

Dampak di Gunungkidul

Cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan di tiga kalurahan wilayah Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, yaitu Hargomulyo, Mertelu, dan Sampang.

1 rumah rusak

1 balai dusun rusak

1 kandang rusak

3 akses jalan terganggu

1 jaringan listrik rusak

1 tanah longsor

Kerugian ditaksir mencapai Rp4,6 juta. Hingga kini, penanganan awal dan pendataan masih berlangsung.

Dampak di Sleman

Wilayah Kabupaten Sleman menjadi salah satu yang paling terdampak, dengan kerusakan tersebar di 8 kapanewon: Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Minggir, Mlati, Ngaglik, dan Ngemplak.

13 pohon tumbang

6 akses jalan terganggu

5 jaringan listrik rusak

1 jaringan internet rusak

1 area pasar malam rusak

4 rumah rusak

1 motor rusak

BPBD DIY menyebut penanganan darurat masih dilakukan, termasuk pembersihan pohon tumbang dan perbaikan jaringan listrik.

Dampak di Bantul

Di Kabupaten Bantul, kerusakan terjadi di 12 lokasi yang tersebar di 6 kapanewon: Sedayu, Pajangan, Srandakan, Pandak, Bantul, dan Pleret.

3 pohon tumbang di Sedayu

2 pohon tumbang di Pajangan

2 pohon tumbang di Srandakan

2 pohon tumbang di Pandak

2 pohon tumbang di Bantul

1 pohon tumbang di Pleret

Kerusakan meliputi akses jalan, rumah, dan jaringan listrik.

Dampak di Kota Yogyakarta

Di Kota Yogyakarta, terdapat 2 pohon tumbang:

Tegalrejo: menimpa angkringan dan menutup akses jalan

Mantrijeron: menimpa jaringan listrik, PJU, dan Telkom

BPBD DIY memastikan kondisi sudah terkendali setelah penanganan cepat dilakukan.

Dampak di Kulon Progo

Di Kabupaten Kulon Progo, kerusakan terjadi di 5 titik dalam 3 kapanewon: Wates, Lendah, dan Panjatan.

5 pohon tumbang

3 akses jalan terganggu

2 jaringan listrik rusak

1 baliho roboh

Penanganan darurat berlangsung hingga malam hari, terutama untuk akses jalan dan jaringan listrik.

Penanganan BPBD DIY

BPBD DIY bersama pemerintah kabupaten/kota terus melakukan penanganan darurat, termasuk:

Pembersihan pohon tumbang

Perbaikan jaringan listrik dan internet

Pendataan kerugian material

Pengamanan lokasi terdampak longsor

Ruruh menegaskan bahwa pendataan masih berlangsung dan angka kerugian kemungkinan akan bertambah seiring laporan masuk dari berbagai wilayah.

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here