Beritainternusa.com,Gunungkidul – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Gunungkidul berikan sanksi berupa teguran lisan terhadap oknum anggota DPRD berinisial HN, terkait dugaan skandal vidio call sex (VCS), Kamis (06/02/2025). Bambang Girianto yang lebih akrab di sapa Kelik pertanyakan sanksi tersebut
Kelik yang datang di Gedung DPRD Kabupaten Gunungkidul sekira Pukul 09.30 WIB bersama Marbandi. namun tidak bisa bertemu dengan anggota DPRD. Dari informasi yang di terima dari Marwoto Hadi Kabagkum kesekretariatan DPRD Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa DPRD sedang kunker.
Bambang Girianto menyampaikan bahwa kedatanganya kegedung DPRD untuk minta kejelasan terkait sanksi yang diberikan kepada oknum anggota DPRD dari Golkar HN, yang di duga melakukan VCS (vidio call sex ) beberapa waktu yang lalu
Kalau cuma sanksi lisan yang di berikan terhadap HN, apakah pelanggaran etik yang di langgar cuma cukup di berikan sanksi lisan, sementara vidionya beredar di masyarakat seperti itu”.jelasnya
Sementara Marbandi yang juga hadir di gedung DPRD mengatakan bahwa sanksi yang di berikan kepada HN, berupa teguran lisan memang perlu di pertanyakan. Hari ini saya datang di gedung DPRD untuk meminta kejelasan terkait sanksi lisan yang diberikan”.Ucap Marbandi
Di tempat terpisah menanggapi sanksi yang di jatuhkan BK terhadap HN berupa sanksi teguran lisan Politisi senior dan juga mantan ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul periode 2009-2014. Ratno Pintoyo mengatakan,
Itulah prodack BK saat ini. Saya tidak akan terlalu mencampuri urusan BK, hanya saja ketika sanksi yang di berikan itu berupa sanksi teguran lisan, ya bisa di katakann masuk angin, seharusnya sanksi tegas dan kunkrit,” kata Ratno Pintoyo.
Saya berharap BK ini bekerja dengan tegas sesuai dengan mekanismenya BK, sesuai hasil lidik kasusnya HN ini. Kalau tidak salah Pak HN inikan melaporkan di Polda, artinya HN ini mengakui adanya itu.
Kalau sanksi yang diberikan tidak sesuai dengan mekanisme yang di tentukan kelak akan menjadi acuan ketika terjadi hal yang serupa, kita tidak tau perjalanan mereka itu kedepan akan seperti apa “.jelasnya
[Supri/bindiy]


