Menu

Dark Mode
Gus Lilur Angkat Bicara Terkait Penggeledahan Di 12 Titik Yang Dilakukan Polri Koalisi Masyarakat Sipil Dari 6 Lembaga Soroti Soal Pengamanan Prajurit TNI Di Rumah Jampidsus Tadi Malam Polisi Berhasil Menangkap Pengedar Uang Palsu Di Klaten Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Dan TPPU Polisi Berhasil Sita Barang Bukti Senilai Rp476 M Dari Sebuah Rumah Di Sentul Polisi Geledah 12 Lokasi Dalam Penyidikan Tiga Kasus Dugaan Korupsi Dan TPPU Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak Di Jakarta Dan Bekasi

Peristiwa

Gus Lilur Angkat Bicara Terkait Penggeledahan Di 12 Titik Yang Dilakukan Polri

badge-check

Gus Lilur Perbesar

Gus Lilur

Beritainternusa.com,Jakarta – Tokoh muda NU penulis Buku Prabowo untuk Indonesia Raya, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawy atau Gus Lilur memberikan respons terhadap langkah tim penyidik gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 titik yang diduga 3 perkara kasus korupsi.

Kasus tersebut yakni tata kelola batu bara; pengembangan perkara kasus korupsi Asabri dan Jiwasraya 2020-2025; serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam proses penyelesaian kewajiban utang PT CBS kepada PT KNI di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Gus Lilur meminta publik tidak menggiring langkah Polri tersebut sebagai perang antara institusi Polri dan Kejaksaan, meskipun nama Jampidsus diduga ikut terseret. Menurut dia, langkah tersebut merupakan proses penegakan hukum dan hanya oknum jaksa tertentu yang terlibat dalam kasus tersebut.

Benarkah Polri dan Kejaksaan Agung perang? Ternyata tidak.Ternyata bukan pernah antara institusi, melainkan hanya ulah segelintir oknum yang kurang mawas diri, kurang pintar berkaca, terlalu jumawa, tanpa disadari menepuk air didulang terpercik muka sendiri,” ujar Gus Lilur, Kamis (9/7/2026).

Semua dipicu oleh salah mengambil momentum, gagal berkoordinasi, lalu merasa hebat sendiri,” tambah dia. Gus Lilur memang tidak menampik jika ada dugaan Polri merasa terhina gegara penetapan tersangka kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari jenderal Polri, tepat pada HUT Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 lalu.

Kala itu, sejak pagi hingga siang Polri merayakan hari jadi Polri secara megah, dihadiri Presiden, Wapres dan banyak petinggi negara. Hanya saja, kata Gus Lilur, pada petang hari, Jampidsus merilis penangkapan dan penahanan perwira tinggi Polri di Kasus MBG.

Apa Polri tidak terima Perwira Polri ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung? Menurut saya, bukan. Itu karena Polri merasa dinista dan dihina karena penangkapan itu seperti sengaja digunakan untuk menghina Polri, dipaskan Hari Bhayangkara, perwira Polri dijadikan tersangka, hadiah hina buat hari jadi Bhayangkara,” beber Gus Lilur.

Lebih lanjut, Gus lilur menilai hal itu merupakan ujian kecil bagi Presiden Prabowo Subianto.

Presiden diminta untuk bisa menjaga stabilitas seluruh institusi negara, tanpa mengintervensi proses hukum yang diduga menjerat petinggi kejaksaan.

Ini ujian kecil bagi Presiden RI, untuk merukunkan kembali para pembantunya agar berpadu bukan beradu, bersama bahu-membahu membangun bangsa maju,” kata Gus Lilur.

Kasus Korupsi yang menjerat petinggi kejaksaan biarlah dituntaskan. Presiden RI harus segera bertindak cepat merukunkan Kejaksaan dan Polri,” imbuhnya.

[Admin/scbin]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Koalisi Masyarakat Sipil Dari 6 Lembaga Soroti Soal Pengamanan Prajurit TNI Di Rumah Jampidsus Tadi Malam

9 July 2026 - 09:29 WIB

Guru Besar UI Usulkan Pengelolaan MBG Dikembalikan Ke Sekolah

8 July 2026 - 08:39 WIB

Gara-Gara Terjerat Pinjol Lulusan S2 Di Depok Nekat Maling Di Toko Emas Pakai Pistol Mainan

8 July 2026 - 07:23 WIB

Jasad Wanita ASN Yang Tewas Dalam Mobil Di Parkiran Bandara Juanda Ternyata Korban Pembunuhan 

8 July 2026 - 07:13 WIB

Mahfud MD: Konsistensi Jokowi Akan Dipertanyakan Jika Tak Hadir Dalam Sidang Polemik Ijazah

7 July 2026 - 09:07 WIB

Trending on Peristiwa