Beritainternusa.com,Jakarta – Polisi pastikan akan menindak tegas setiap bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Salah satunya dampak keresahan akibat bentrokan antar kelompok di Kemang, Jakarta Selatan, yang diduga menggunakan senjata api atau senpi laras panjang.
Ini cukup meresahkan masyarakat, terutama masyarakat yang tadi pagi lewat lihat situasi yang ramai di sana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).
Perlu kami tegaskan, apapun bentuk tindakan premanisme pasti akan kami berantas,” sambungnya.
Ade Ary mengimbau, apabila ada permasalahan yang melibatkan antar kelompok masyarakat, agar menggunakan penyelesaian yang baik tanpa menimbulkan keresahan publik.
Kita punya budaya musyawarah dan gotong royong, ada jalur hukum, silakan ditempuh. Jangan buat kegaduhan, jangan buat situasi jadi mencekam. Kami akan kejar ini siapa yang buat situasi tadi pagi,” jelas dia.
Adapun, bentrokan antar kelompok di Kemang, dengan sebagian orang diduga membawa senjata api atau senpi laras panjang diduga akibat sengketa lahan.
Tadi pagi ada peristiwa di daerah Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, sekitar jam 09.00 WIB. Ada salah satu pihak sekitar 20 orang mendatangi lokasi bidang tanah di Kemang Raya,” tutur Ade Ary.
Menurut Ade Ary, awalnya ada salah satu pihak yang berupaya memasuki sebidang tanah. Namun, dari dalam ada kelompok yang merupakan ahli waris lahan tersebut.
Dihalangi oleh sekelompok ahli waris sehingga terjadi sedikit keributan. Ada aksi saling lempar, kemudian menyebabkan sedikit kemacetan,” jelas dia.
Mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Mampang dibantu Polres Jakarta Selatan langsung mendatangi lokasi kejadian hingga situasi dapat terkendali.
Situasi terkendali, beberapa orang sudah diamankan untuk didalami. Beberapa orang lainnya sedang dikejar, diburu,” Ade Ary menandaskan.
Sebelumnya, polisi menangkap 19 pelaku bentrokan antar kelompok di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang diduga membawa senjata api atau senpi laras panjang.
Sampai saat ini ada 19 orang yang diamankan oleh Satreskrim Jaksel. Nanti akan dilakukan pendalaman untuk dilakukan interogasi, pendalaman, sehingga didapatkan peristiwa yang utuh,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).
Ade Ary masih belum mengulas lebih jauh dugaan penggunaan senjata api laras panjang oleh kelompok yang terlibat bentrokan tersebut. Nanti kami update,” kata dia.
[Admin/lpbin]


