:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537802/original/026176000_1774444747-WhatsApp_Image_2026-03-25_at_18.48.58.jpeg)
Beritainternusa.com,Jakarta – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan perkembangan terhadap penyelidikan kasus penyerangan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Menurut Aulia, update yang bisa disampaikan hari ini, bahwa telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kepala Badan Intelejen Stragetis (Kabais) TNI yang diemban Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo.
Kami perlu sampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais TNI,” ujar Aulia kepada awak media di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Namun demikian, Aulia menolak menjelaskan lebih detil maksud dari pernyataan terkait apakah maksud dari hal itu adalah mundur.
Sebagai informasi, dalam inisden penyerangan terhadap Andrie Yunus, terdapat empat orang prajurit dari satuan BAIS TNI yang diyakini terlibat. Mereka diketahui, berasal dari matra AL dan AU. Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW dan Serda ES.
Diketahui, saat ini keempat prajurit itu sudah ditahan di POM TNI untuk diperiksa lebih dalam. Sampai saat ini saya sampaikan bahwa proses penyidikan terhadap 4 personel yang diduga melakukan penganiayaan terhadap saudara AY sedang berjalan,” ujar Aulia.
[Admin/lpbin]

