Banner bertuliskan nada kecewa

Beritainternusa.com,Gunungkidul – Warga kalurahan Pampang, kapanewon Paliyan, kabupaten Gunungkidul masih merasa kecewa dengan kinerja lurah selama tiga tahun. yang ternyata membuat polemik di warga masyarakat .Pasalnya proyek renovasi lapangan yang menelan anggaran ratusan juta rupiah malah membuat polemik di masyarakat.

Proyek renovasi lapangan yang berhenti di akhir tahun 2024 tersebut menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat Pampang. Banner bertuliskan nada protes atas ketidak puasan masyarakat dengan kinerja lurah terpasang di beberapa tempat.

Informasi yang dapat awak media di lapangan bahwa proyek renovasi lapangan yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah itu  tidak melibatkan beberapa unsur masyarakat,  seperti Karang Taruna maupun beberapa tokoh masyarakat. AS salah satu anggota Karang Taruna kalurahan Pampang saat di konfirmasi awak media Rabu ( 19/03/2025 ), mengiyakan kalau tidak di libatkan dalam rembuk  pembangunan lapangan. Tidak di libatkan mas  “.jelasnya dengan singkat

Salah satu tokoh masyarakat (  BS ) menyampaikan hal yang sama bahwa tidak di libatkan dalam rembuk lapangan. Saya tidak pernah di undang mas tau-taunya lapangan kondisinya seperti ini prihatin sekali “.ungkapnya dengan nada kesal.

Menyikapi permasalahan yang muncul ,pemerintah kalurahan Pampang membuat surat edaran yang di tanda-tangani oleh Shaful Khohar selaku Lurah menyampaikan permintaan maaf atas ketidak nyamanan . Atas ketidak nyamanan terkait lapangan yang belum selesai selaku pemerintahan kalurahan Pampang saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Untuk sholat Idul Fitri bisa di alihkan ke Masjid terdekat “.jelasnya

Perlu di ketahui saat ini  Inspektorat Daerah akan segera melakukan monitoring evaluasi terkait proyek renovasi lapangan tersebut.

[Supri/bindiy]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here