Beritainternusa.com,Wonogiri – Ratusan warga perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT gelar aksi damai di Monumen Bedol Desa, Desa Pokohkidul, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Minggu (17/11/2024).
Mereka mendeklarasikan sikap mereka bahwa warga PSHT bukan alat politik dan tidak memihak pasangan calon mana pun di Pilkada 2024. Aksi ini dijaga oleh ratusan aparat kepolisian.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengatakan ratusan warga PSHT berkumpul di lapangan Monumen Bedol Desa untuk menggelar aksi damai dan menyampaikan deklarasi bertajuk Aksi Damai PSHT Bukan Alat Politik.
Menurut Anom, dalam acara itu warga PSHT Wonogiri menegaskan organisasi itu tidak ingin terlibat dalam politik praktis. Organisasi PSHT tidak memihak pasangan calon mana pun dalam Pilkada 2024. Tetapi, PSHT juga tidak melarang warag secara personal untuk mendukung salah satu pasangan calon.
Pada intinya dalam acara itu PSHT berdeklarasi, bahwa mereka bukan alat politik. Tidak terlibat dalam politik praktis,” kata Anom saat dihubungi Espos, Minggu (17/11/2024).
Menurut Anom, acara itu diikuti sekitar 500 warga PSHT dari seluruh wilayah di Kabupaten Wonogiri. Pada kesempatan itu, aparat Polres Wonogiri melakukan pengamanan acara dengan menerjunkan 250 anggota Polres Wonogiri.
Selain itu ada 50 personel gabungan dari Kodim 0728/Wonogiri dan Satpol PP Wonogiri. Pengamanan dilakukan di lokasi kegiatan, jalur kedatangan, dan kepulangan warga PSHT. Dalam menjalankan tugas, aparat mengedepankan sikap humanisme.
Mereka memastikan tidak ada miras maupun sajam yang masuk dalam lokasi kegiatan. Peserta yang masuk ke lokasi acara diperiksa untuk mencegah penggunaan miras dan sajam. Peserta aksi juga dilarang menggunakan kendaraan bermotor berknalpot brong.
Acaranya berjalan lancar, kondusif dari siang hingga menjelang sore. Acaranya hanya deklarasi kemudian dilanjut dengan hiburan musik dangdut,” ujarnya.
[Admin/spbin]


