
Beritainternusa.com,Gunungkidul – Nasib nahas menimpa keluarga Sajiyo, 66, warga Padukuhan Ngawu, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, Gunungkidul. Suasana bahagia yang seharusnya ia rasakan usai acara hajatan ngunduh mantu anaknya berubah jadi sedih. Pasalnya kotak sumbangan tamu undangan raib digondol maling. Uang dalam kotak yang diperkirakan mencapai Rp 15 juta pun raib.
Peristiwa tersebut diketahui pada Minggu dini hari (19/4/2026) sekitar pukul 04.00. Saat itu keluarga korban hendak bersiap menjalankan aktivitas pagi dan mendapati satu dari dua kotak sumbangan yang disimpan di ruang tamu telah lenyap. Kebenaran cerita tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Playen AKP Sofyan Susanto. Ia mengatakan, kasus tersebut kini masih dalam penanganan polisi. Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Awalnya ada dua kotak sumbangan yang diletakkan di ruang tamu. Saat dicek sekitar pukul 04.00, tinggal satu kotak. Satu kotak lainnya hilang,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (20/4/2026).
Menurut dia, kotak yang hilang diperkirakan berisi sekitar 300 amplop dari para tamu undangan. Nilai uang di dalamnya ditaksir kurang lebih Rp 15 juta. Ia menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian ini. Kendati demikian, pihaknya bersama warga telah berhasil menemukan kotak sumbangan berwarna putih di pinggir sungai kecil, sekitar 300 meter dari rumah korban.
Meski lokasinya tidak jauh dari permukiman, area penemuan tergolong sepi karena berada di tepi ladang,” sebutnya.
Sementara itu, Korban Sajiyo menuturkan, hajatan ngunduh mantu digelar selama dua hari, Sabtu (18/4/2026) dan Minggu (19/4/2026). Hari pertama acara berlangsung normal dengan menerima tamu undangan seperti biasa. Namun, lanjut dia, menjelang subuh di hari kedua, keluarga justru dikejutkan dengan hilangnya kotak sumbangan.
Saya mau salat Subuh ke masjid. Sampai depan rumah dipanggil anak, katanya kotak sumbangan hilang. Saya cek ternyata benar. Anak nangis, saya juga nangis,” ujarnya.
Dari catatan buku tamu, sambung Sajiyo, diperkirakan sekitar 250 undangan telah memasukkan amplop ke dalam kotak yang hilang. Sementara satu kotak lain yang masih tersisa hanya berisi sumbangan dari 24 tamu. Meski diterpa musibah, keluarga tetap melanjutkan rangkaian acara pernikahan hingga selesai. Sajiyo berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus tersebut.
Acara tetap jalan lancar. Saya berharap pencurinya segera tertangkap,” pungkas mengakhiri.
[Admin/rjbin]
