AHY Dituding jadi Dalang Isu Ijazah Jokowi, Organisasi Sayap Demokrat Telusuri Aktor di Balik Layar
Ketua harian DPN BMI Aditiya Pratama beserta jajaran

Beritainternusa.com,JakartaDewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) selaku organisasi sayap Partai Demokrat mengecam keras hoaks dan fitnah yang menuduh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi salah satu koordinator penyebaran isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Harian DPN BMI, Aditiya Utama menyatakan narasi tersebut bukan cuma salah, tapi juga bagian dari upaya merusak citra AHY sekaligus mengganggu stabilitas politik nasional.

Tuduhan yang menyebut AHY bersekongkol hingga membiayai gerakan untuk mendelegitimasi mantan kepala negara adalah fitnah murahan yang sangat tidak berdasar dan merupakan serangan personal yang amat keji,” kata Aditya kepada wartawan, Minggu (29/3/2026).

Padahal kata Aditya, hubungan AHY dengan Jokowi selama ini terjalin harmonis dan produktif. AHY saat ini juga sedang fokus menjalankan amanah sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Menurut Aditya, narasi hoaks ini muncul karena ada pihak yang tidak suka dengan kinerja AHY, sehingga mencoba memakai upaya manipulasi teknologi yakni menggunakan rekaman suara hasil rekayasa digital untuk tujuan mengadu domba dan memecah belah antar tokoh bangsa. 

Berkenaan dengan itu, BMI mendukung upaya Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat untuk menyeret pengelola kanal Youtube tersebut ke ranah hukum agar ruang digital Indonesia bersih dari produsen hoaks.

Di samping langkah hukum formal, BMI juga akan bergerak menginvestigasi mandiri untuk mengungkap dalang di balik kanal penyebar narasi menyesatkan tersebut.

BMI akan mencari tahu siapa yang mendanai dan siapa aktor intelektual di balik konten ini, karena BMI tidak akan membiarkan simbol kepemimpinan AHY diserang oleh pengecut yang bersembunyi di balik layar,” katanya.

BMI meminta pengelola akun terkait, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada AHY dan Partai Demokrat.

Terakhir, BMI mengimbau seluruh kader dan simpatisan untuk tetap tenang namun waspada, serta merapatkan barisan dalam mengawal agenda pembangunan nasional. Jangan pernah sekali-kali mencoba merusak soliditas tokoh bangsa dengan fitnah,” pungkas Aditya.

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here