Warga dusun Pandak Tulakan tuntut kasun di copot

Beritainternusa.com,Pacitan – Warga dusun Pandak, desa Losari, kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di kantor desa setempat. Mereka menuntut oknum Kasun (Kepala Dusun) Pandak dicopot dari jabatannya.

Aksi ini merupakan bentuk kemarahan warga setempat lantaran banyak permasalahan pengelolaan bantuan yang dianggap tidak transparan.

Salah satunya, program pembangunan jalan usaha tani (JUT) senilai Rp 15 juta yang belum  terealisasi.

Dari pemerintah desa (pemdes) sudah cair pada bulan Juli 2023, tapi sampai akhir Desember (JUT) tidak terealisasi. Sedangkan dusun lain sudah. Nah, warga tahu itu,’’ kata Katwadi, koordinator aksi yang juga warga setempat, Kamis (22/2/2024).

Warga juga merasa dirugikan atas pengelolaan bantuan yang tidak sesuai peruntukannya. Seperti bantuan ternak, dana untuk keluarga miskin Rp 9 juta dan distribusi pupuk pertanian.

Sebelumnya, warga juga sudah melayangkan surat kepada pemdes setempat menuntut pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum kasun tersebut.

Ngapunten (maaf) mas, untuk orang desa, nominal Rp 15 juta itu sangat besar. Kepala dusun sudah menyalahi aturan karena bantuan tidak diberikan sesuai peruntukanya,’’ ujarnya. Warga kecewa lantaran belum ada kejelasan dari pemdes hingga deadline 20 Februari 2024.

Sehingga, mereka pun ramai-ramai mendatangi kantor kepala desa untuk menyampaikan aspirasi kemarin. Mediasi ini melibatkan sejumlah aparat untuk mengantisipasi potensi kericuhan.

Sementara itu, pihak pemdes menyatakan akan mengakomodasi tuntutan warga sesuai prosedur yang berlaku.

Apabila tuntutan warga tidak diindahkan maka kami mendesak Badan Musyawarah Desa untuk melakukan langkah hukum.

[Admin/rmbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here