Menu

Dark Mode
📍 Alamat Redaksi: Jl. Kresek Raya No.88 C RT.09 RW.015 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Tlp/Fax: (021) 5503670 | Email: beritainternusa@gmail.com
Presiden Prabowo Minta TNI-Polisi Dan Jaksa Introspeksi Diri LSAK Dorong KPK Ambil Alih Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara Jajaran Polsek Cengkareng Gelar Razia Di Sejumlah Titik Rawan Bupati Sukoharjo Jawa Tengah Etik Suryani Ditangkap KPK BEM SI Dukung Kortastipidkor Polri Dalam Mengusut Sejumlah Dugaan Tindak Pidana Korupsi Wagub Jabar: Ribuan ASN Jabar Terlibat Judi Online Dengan Transaksi Rp 10 Miliar

Peristiwa

Gara-Gara Dituduh Mencuri Labu Siam Nyawa Seorang Pria Di Cianjur Melayang Di Tangan Tetangga

badge-check
Ilustrasi Penganiayaan di Banyuwangi (Istimewa)
Ilustrasi

Beritainternusa.com,Bandung – Seorang warga Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisial MI (56) harus mengalami nasip tragis. MI meninggal dunia  pada Senin (2/3/2026), diduga akibat dianiaya setelah dituduh mencuri dua buah labu siam.

Pihak kepolisian telah bergerak cepat mengamankan terduga pelaku berinisial UA (41). Saat ini, UA tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik di Mapolsek Cugenang.

Kapolsek Cugenang, Kompol Usep Nurdin, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Sabtu sore (28/2/2026). Saat itu, UA memergoki korban tengah mengambil labu siam di kebun miliknya. Kalap, UA mengejar MI hingga ke depan rumah korban dan melakukan aksi kekerasan fisik.

Kejadiannya penganiayaan pada Sabtu (28/2/2026) sore di depan rumah korban, dan pada Senin kemarin korban meninggal dunia,” ujar Usep.

Korban dilaporkan dipukul menggunakan tangan kosong dan ditendang berulang kali. Akibatnya, MI mengalami luka fisik yang cukup parah di berbagai bagian tubuh.

Korban mengalami luka lebam di bagian mata, kepala, dan leher, serta memar di bahu lengan, dan hidung berdarah. Korban juga sempat muntah-muntah,” tutur dia.

Kejadian memilukan tersebut sempat disaksikan oleh adik korban yang berupaya melerai pertikaian.

Kepada sang adik, MI mengakui memang mengambil dua buah labu siam sambil menunjukkannya. Namun, pasca-kejadian, kondisi MI terus menurun ia tampak sempoyongan dan mengeluh pusing hebat sebelum akhirnya meninggal dua hari kemudian.

Polisi kini tengah menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab utama kematian korban. Berdasarkan pemeriksaan luar, ditemukan banyak bekas luka yang menguatkan dugaan kekerasan.

Pada lubang hidung juga terdapat bekas darah dan terdapat benjolan di belakang kepalanya,” terang dia.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih terus didalami sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

[Admin/lpbin]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Presiden Prabowo Minta TNI-Polisi Dan Jaksa Introspeksi Diri

10 July 2026 - 16:23 WIB

LSAK Dorong KPK Ambil Alih Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

10 July 2026 - 14:57 WIB

Jajaran Polsek Cengkareng Gelar Razia Di Sejumlah Titik Rawan

10 July 2026 - 07:31 WIB

BEM SI Dukung Kortastipidkor Polri Dalam Mengusut Sejumlah Dugaan Tindak Pidana Korupsi

10 July 2026 - 06:46 WIB

Wagub Jabar: Ribuan ASN Jabar Terlibat Judi Online Dengan Transaksi Rp 10 Miliar

10 July 2026 - 06:30 WIB

Trending on Peristiwa