:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518100/original/071471000_1772462566-Lokasi_siswa_SD_di_Gunungkidul_terluka_akibat_ledakan_petasan.jpeg)
Beritainternusa.com,Gunungkidul – Seorang bocah siswa sekolah dasar di Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, bernama Andika Pratama (12) mengalami luka parah setelah petasan rakitan yang dinyalakan meledak di tangannya. Peristiwa tersebut terjadi di Padukuhan Kedungdowo Wetan, Kalurahan Pampang, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, Senin (2/3/2026) sore.
Korban merupakan warga Kedungdowo Wetan RT 17/RW 04, Pampang, Paliyan. Ledakan petasan yang terjadi di pekarangan belakang rumahnya itu mengakibatkan luka serius pada tangan korban.
Kapolsek Paliyan, AKP Slamet Riyanto, menjelaskan kejadian bermula saat korban mencoba menyalakan petasan atau mercon yang dirakitnya sendiri sekira pukul 15.00 WIB.
Korban menyalakan petasan rakitan di pekarangan belakang rumah. Setelah disulut ternyata petasan tersebut tidak langsung meledak,” ujar Slamet.
Karena mengira petasan tersebut gagal meledak, korban kemudian mengambil kembali petasan yang sudah disulut tersebut.
Namun tanpa diduga, petasan tersebut justru meledak saat berada di tangan korban. Ledakan keras itu menyebabkan luka serius pada tangan Andika.
Akibat ledakan tersebut, tangan korban mengalami luka cukup parah. Beberapa jari tangannya mengalami patah dan hancur, bahkan ibu jarinya putus,” jelasnya.
Meski mengalami luka berat, korban sempat pulang ke rumah dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada warga. Warga yang mengetahui kondisi korban kemudian memberikan pertolongan dan membawanya ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
[Admin/lpbin]

