:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Pacitan-Gagarin-Sumrambah-saat-memimpin-apel-Apel-Gelar.jpg)
Beritainternusa.com,Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur gelar apel kesiap siagaan tanggap darurat bencana hidrometereolodi di halaman pendopo kabupatan, jalan jaksa agung Suprapto pada Selasa (4/11/2025).
Gelar apel kesiapsiagaan bencana diikuti oleh beberapa unsur dari TNI, Polri, BPBD, Pol PP, Dishub, PLN, ormas Orari dan Rapi.
Dalam gelar apel tersebut, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah minta semua pihak untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Kita di Pacitan, pernah menghadapi bencana hidrometeorologi pada tahun 2017,” ungkap Wabup Pacitan Gagarin Sumrambah, Selasa (4/11/2025).
Gagarin menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang menimpa kabupaten Pacitan pada tahun 2017 silam menurutnya cukup menjadi pelajaran bagi kita semua.
Dampak negatif dari bencana tersebut sangat besar karena telah menghilangkan hasil pembangunan puluhan tahun,” tambah Gagarin.
Dia mengajak seluruh elemen, dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Pacitan, Polisi, TNI dan unsur vertikal lainnya untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan di kabupaten Pacitan, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Menurutnya, harus siap semua sarana dan prasarana, membentuk posko kesiapsiagaan serta melakukan pemantauan secara cermat terhadap informasi dari BMKG, BNPB dan PVMBG.
Membangun budaya gotong royong menyiagakan seluruh aparatur serta berkoordinasi dengan TNI, Polri, instansi vertikal, relawan, dan masyarakat.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan budaya siaga adalah melalui latihan kesiapsiagaan,” tegasnya.
Wabub Gagarin mengatakan bahwa pemkab Pacitan juga telah mengalokasikan anggaran belanja tak terduga (BTT) yang cukup dan siap digunakan, merawat jejaring komunikasi serta menyebarluaskan informasi yang valid tentang potensi bencana kepada masyarakat.
[Admin/tbbin]

