Polres Pacitan bongkar makam remaja yang diduga jadi korban pembunuhan

Beritainternusa.com,Pacitan – Jajaran polres Pacitan terus mendalami kasus kematian remaja Kecamatan Sudimoro yang dilaporkan menjadi korban pembunuhan berencana.

Saat ini polisi tengah memeriksa lima orang saksi terkait kematian remaja usai minum kopi racikan bapak sendiri tersebut. Penyelidikan masih difokuskan pada pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.

Saksi yang sudah kami periksa ibu korban, ayah korban, salah seorang tetangga, dan dua petugas puskesmas,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho, Jumat (12/1/2024).

Menurut Kapolres, penyidik melakukan beragam upaya untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban agar kasus tersebut terang benderang.

Sehingga dapat menentukan korban meninggal karena penyakit atau racun di dalam kopi tersebut. Masih pemeriksaan di laboratorium forensik polda juga,’’ ujarnya.

Kapolres juga belum mengungkap fakta baru dari hasil penyelidikan awal. Alasannya, hingga saat ini sampel yang diambil dari mayat korban masih diperiksa di Labfor Polda Jatim. Diharapkan hasil lab segera keluar agar upaya pengungkapan kasus makin cepat.

Kamarin terakhir ekshumasi itu. Sudah diambil sampel dari tubuh korban. Ini untuk dibawa ke laboratorium forensik. Mudah-mudahan dalam tiga-empat hari ke depan sudah punya hasil. Sehingga, kami dapat menentukan penyebab kematian korban,’’ harapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja meninggal dunia usai menyeruput kopi yang diseduh ayah kandungnya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00, Jumat, (5/1/2024) pekan lalu.

Korban sempat lunglai dan mengeluarkan cairan bening dari mulut sebelum dilarikan ke puskesmas dan meninggal dalam perjalanan. Ibu korban lantas memolisikan kejadian tersebut.

[Admin/rmbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here