Sejumlah elemen massa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Ummat Melawan Ketidakadilan hingga kelompok UI Watch menggelar aksi bertajuk “Mimbar Rakyat”.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, massa membawa berbagai atribut aksi berupa spanduk dan poster besar yang berisi tuntutan keras terhadap pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Tidak hanya itu, massa aksi yang juga diikuti oleh kelompok purnawirawan TNI juga mengkritik kepemimpinan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Salah satu spanduk utama yang dibentangkan massa di tengah jalan raya bertuliskan “TANGKAP dan ADILI JOKOWI!”. Selain itu, terlihat pula spanduk berkelir merah jambu dengan tulisan mencolok “MAKZULKAN GIBRAN”.
Tidak hanya itu, isu mengenai keabsahan ijazah Presiden Jokowi kembali mencuat dalam aksi ini.
Sebuah poster digital yang tersebar di lokasi menyebutkan bahwa aksi ini juga memperingati “1 Tahun Membongkar Ijazah Palsu Jokowi”.
Beberapa tokoh tampak hadir dan dijadwalkan mengisi orasi di atas mobil komando, di antaranya pakar telematika Roy Suryo, Rizal Fadillah.
“Tunjukkan ijazahmu!” teriak Roy Suryo di atas mobil yang dilengkapi dengan deretan pengeras suara (megaphone) berukuran besar.
Massa aksi juga menyoroti beberapa poin krusial yang dianggap sebagai “dosa” pemerintahan saat ini.
Dalam sebuah baliho yang dipasang di atas mobil komando, massa merinci poin-poin keberatan mereka, di antaranya:
Kerusakan sumber daya alam yang dinilai parah.
Peraturan yang dibuat berdasarkan kebutuhan kekuasaan.
Pelemahan KPK.
Masalah pendidikan anak bangsa yang terpinggirkan.
Beritainternusa.com,Jakarta - Ekonom ari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Yudistira Hendra Permana menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang menunjukkan gejala krisis. Namun, ia...
Beritainternusa.com,Jakarta - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan siap buka-bukaan terhadap penegak hukum terkait dugaan kasus korupsi tata kelola program...
Beritainternusa.com,Banten - Polda Banten telah menangkap empat debt collector yang mengeroyok dan membacok dua anggota Brimob di halaman RS Fatimah, Kota Serang, Banten. Sementara...
Beritainternusa.com,Jakarta - Polisi tengah menyelidiki dugaan penyekapan seorang pria berinisial FAP di sebuah hotel kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Korban diduga ditahan oleh rekan-rekannya...
Beritainternusa.com,Gunungkidul - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya ratusan reklame yang belum dikenakan pajak reklame. Keadaan...