
Beritainternusa.com,Gunungkidul – Akibat longsor yang terjadi beberapa hari lalu jalur Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul masih ditutup total. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pembersihan material tanah dan batu yang menutup badan jalan.
Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto mengatakan, proses penanganan longsor terus dikebut dengan mengerahkan sejumlah alat berat. Ia menyebut saat ini terdapat tiga alat berat yang bekerja di lokasi untuk mempercepat proses pembersihan.
Jalur di Tanjakan Clongop masih ditutup sampai sekarang. Kegiatan membersihkan material longsor terus dilakukan dan belum selesai, sehingga akses kendaraan juga belum kami buka,” ujarnya saat dihubungi, (5/3/2026).
Sejak ditutup pada Selasa (3/3/2026) malam, jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan. Penutupan dilakukan karena kondisi di lokasi masih rawan terjadi longsor susulan.
Menurut Eko, saat proses pengerukan berlangsung masih banyak batu dari tebing yang jatuh ke badan jalan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan jika jalur dibuka terlalu cepat.
Memang lebih baik ditutup dulu karena saat ada pengerukan masih banyak batu di atas yang berjatuhan. Ini bisa mengganggu pengguna jalan,” jelasnya.
Pada penanganan hari ini, petugas memindahkan material batu yang berada di tengah jalan ke sisi pinggir menggunakan alat berat jenis bego PC 78.
Sementara untuk penanganan lanjutan, material longsor rencananya akan dikeruk dan dipindahkan ke sisi utara dengan jarak sekitar 40 meter menggunakan armada dump truck.
Adapun alat berat yang dikerahkan di lokasi antara lain bego PC 78, bego PC 200, loader, serta armada dump truck untuk mengangkut material.
Belum tahu kapan selesainya, cuaca hari ini juga mendung, sudah gerimis beberapa kali tadi,” tandasnya.
Kapolsek Gedangsari AKP Tri Hartanto mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan penanganan di lokasi longsor. Selama jalur Clongop ditutup, masyarakat diminta menggunakan jalur alternatif.
Pengguna jalan dapat melintas melalui Kalurahan Sampang maupun Jelok di Kalurahan Mertelu, Gedangsari.
Meski demikian, kami mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati saat melintas di jalur alternatif ini karena jalannya juga relatif ekstrem,” katanya.
Ia menjelaskan, jalur alternatif memiliki tanjakan dan turunan yang cukup curam sehingga pengendara harus lebih waspada agar tidak terjadi kecelakaan. Sementara itu,
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.
Untuk jalur di Tanjakan Clongop memang belum bisa dilalui. Pengguna jalan kami arahkan melewati jalur di Kalurahan Sampang atau Jelok di Kalurahan Mertelu,” pungkasnya.
[Admin/rjbin]





