Ilustrasi

Beritainternusa.com,Jakarta – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga, Nyai Badriyah Fayumi, mengungkapkan betapa besar ancaman yang ditimbulkan oleh kejahatan judi online (Judol), baik dari sisi moral, sosial, ekonomi, bahkan hingga memicu pembunuhan.

Ia menuturkan, bahwa judol telah menjadi fenomena sosial yang sangat mengkhawatirkan, tidak hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga menghancurkan fondasi keluarga. 

Menurutnya, judi baik yang bersifat konvensional maupun yang kini dilakukan secara daring, merupakan dosa besar dalam pandangan Islam. Tidak hanya melanggar syariat, dampak dari kegiatan ini jauh lebih merusak dan merugikan, terutama bagi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

Kejahatan judi online ini memiliki dampak yang sangat besar, terutama bagi keluarga. Dalam Islam, sesuatu yang dihukumi sebagai dosa besar pasti membawa kerusakan besar pula,” ungkap Nyai Badriyah dilansir dari laman MUI, Rabu (15/1/2025). 

Nyai Badriyah menambahkan, bahwa dampak judol tidak hanya sebatas kerugian finansial, tetapi juga merusak hubungan antar anggota keluarga, bahkan meruntuhkan mentalitas dan moralitas individu.

Hal ini, kata dia, menunjukkan bahwa kerusakan yang ditimbulkan oleh kecanduan judol tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga fisik dan sosial.

Nyai Badriyah pun menyebut, bahwa selain merusak hubungan antar anggota keluarga, judol juga berpotensi menyebabkan kehancuran ekonomi yang sangat besar. 

Lebih lanjut, banyak individu yang terjerat utang akibat kecanduan berjudi, dan hal ini semakin memperburuk kondisi keluarga. Tak jarang, mereka terpaksa mengambil langkah-langkah ilegal seperti pencurian, penipuan, bahkan kekerasan untuk melunasi utang yang terus menumpuk.

Kejahatan judi online bukan hanya merusak keluarga, tetapi juga menumbuhkan budaya keputusasaan yang berujung pada tindakan kriminal. Ketika individu kehilangan kendali, mereka tak ragu untuk mengorbankan orang lain demi memenuhi kecanduan mereka,” tutupnya

[Admin/itbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here