Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin (kanan) di Polda Metro Jaya.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin

Beritainternusa.com,Jakarta – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin mengungkapkan asal komplotan pelaku kejahatan yang beraksi di Jakarta. Sebagian besar komplotan penjahat tersebut datang dari wilayah Sumatera.

Iman menyatakan, pelaku tidak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya.

Kelompok yang tadi dipertanyakan, sebagian besar adalah kelompok para pelaku kejahatan dari wilayah Sumatera,” kata Iman kepada wartawan, Selasa (19/5/2026) malam.

Selain dari Sumatera, polisi juga mendapati pelaku berasal dari wilayah pinggiran Jakarta. Mereka masuk dalam jaringan kejahatan yang beroperasi di Jakarta. Ada juga dari wilayah-wilayah penyangga daerah ibu kota,” ujar dia.

Sebelumnya, timah panas bersarang di tubuh dua tersangka begal, JF dan AS. Polisi melepaskan tembakan saat menangkap keduanya di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin mengatakan, penangkapan berlangsung tegang. Saat akan diamankan, kedua tersangka membawa senjata api.

Demi keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan, kami melakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Iman kepada wartawan, Selasa (19/5/2026) malam.

Menurut Iman, JF dan AS terlibat serangkaian aksi begal. Dari pemeriksaan awal, keduanya mengaku sudah beraksi di enam TKP di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi.

Polisi masih memburu jaringan pelaku. Imam menegaskan tak akan ragu memberi tindakan tegas terhadap pelaku begal. Kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku begal,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 477 KUHP, Pasal 479 KUHP, dan Pasal 306 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

[Admin/lpbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here