Jamaah Aolia Pimpinan Mbah Benu Di Gunungkidul Dikabarkan Bubar

0
20
Masjid Aolia Panggang Gunungkidul

Beritainternusa.com,Gunungkidul – Jemaah Aolia pimpinan Mbah Benu yang berada di wilayah kabupaten Gunungkidul dikabarkan bubar. Hal itu bahkan dibenarkan oleh pimpinan jemaahnya, KH. Ibnu Hajar Pranolo atau Mbah Benu ketika dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (27/2/2025).

Mbah Benu menegaskan bahwa jemaahnya akan mengikuti arahan pemerintah dalam melaksanakan puasa Ramadan 2025 ini.

Jemaah Masjid Aolia, mpun mboten wonten luwih-luwih Jemaah Aolia, dereng nate wonten. Ramadan ndherek pemerintah/Depag/Menteri Agama. [Jemaah Masjid Aolia sudah tidak ada apalagi jemaahnya. Ramadan ikut pemerintah, Depag dan Menag],” ujar Mbah Benu, Kamis (27/2/2025).

Mbah Benu menjelaskan mengikuti arahan pemerintah dalam pelaksanaan puasa Ramadan tahun ini adalah keputusan yang tepat.

Nderek pemerintah, kan rakyat NKRI. Nyanyi mas, bagimu negeri, jiwa raga kami. Hidup NKRI, Harga mati. My dear father land. [Ikutnya pemerintah, rakyat kan NKRI, bernyanyi bagimu negeri jiwa dan raga kami. Hidup NKRI, harga mati. Tanah airku tercinta],” ujar Mbah Benu.

Bubarnya Jemaah Aolia sendiri berkaitan dengan kondisi Mbah Benu yang sudah sangat tua. Ia juga mengaku jika tak membubarkan jemaahnya itu akan membebaninya.

Kulo mpun sepuh, tenggo mangke ndalu teksih gesang nopo pejah. Rak mboten ngertos, thowwil umuuronaa mas. [Saya sudah tua, saya akan hidup dan mati. Saya tidak mengerti, terima kasih mas],” ungkap dia.

Mbah Benu juga meminta maaf selama ini terkait kesalahan dan kekhilafan yang ia buat.

So am I mas, dhumawah sami-sami. [Saya juga mas, terima kasih kembali],” kata dia.

Meski Mbah Benu telah menyatakan jemaah Aolia bubar, Kemenag Gunungkidul mengaku hingga kini belum mendapat informasi valid terkait hal tersebut. Bahkan Kepala Kemenag Gunungkidul, Muqotib baru mengetahui dari awak media. Duh, belum tahu. Saya malah baru dengar kabar ini dari njenengan,” kata Muqotib.

Jemaah Masjid Aolia di Gunungkidul memang sempat menarik perhatian masyarakat beberapa tahun lalu. Pada Ramadan 2024 kemarin, pernyataan Mbah Benu yang mengaku sudah berkomunikasi lewat ponsel dengan Allah SWT terkait waktu Salat Idul Fitri mendapat banyak kritikan dan viral media sosial.

Meski sudah mengklarifikasi bahwa hal itu hanya kiasan, masyarakat masih menuding bahwa pernyataan Mbah Benu salah karena bisa berkomunikasi dengan Tuhan.

[Admin/scbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here