Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Minta TNI-Polisi Dan Jaksa Introspeksi Diri LSAK Dorong KPK Ambil Alih Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara Jajaran Polsek Cengkareng Gelar Razia Di Sejumlah Titik Rawan Bupati Sukoharjo Jawa Tengah Etik Suryani Ditangkap KPK BEM SI Dukung Kortastipidkor Polri Dalam Mengusut Sejumlah Dugaan Tindak Pidana Korupsi Wagub Jabar: Ribuan ASN Jabar Terlibat Judi Online Dengan Transaksi Rp 10 Miliar

News

Tiga Anggota Resmob Polda Jateng Ditabrak Pelaku Pencurian Mobil

badge-check

Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Beritainternusa.com,SemarangTiga anggota Reserse Mobile (Resmob) Polda Jawa Tengah mengalami luka-luka lantaran ditabrak pelaku pencurian kendaraan bermotor. Peristiwa itu terjadi saat pelaku berupaya kabur ketika akan ditangkap petugas.

Benar pelaku melarikan diri saat dilakukan penangkapan di Kabupaten Semarang. Tiga anggota sudah dalam perawatan di rumah sakit Bayangkara,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, Selasa (11/2/2025).

Kini ketiganya ARW (35) warga Perum Griya Tamanmas, Tamantirto Bantul beserta 2 orang temannya GA (35) warga Jalan Cempaka, Banyumanik, Kota Semarang dan IKR (27) warga Rejosari, Karanggeneng, Boyolali ditangkap.

Para pelaku yang meresahkan masyarakat akan kami tindak tegas. Dalam kasus ini, mereka tidak hanya melakukan kejahatan tapi juga membahayakan nyawa petugas. Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Dit Reskrimum Polda Jateng dalam rangka penyelidikan,” ungkapnya.

Kasus pencurian kendaran ini setelah polisi mendapat laporan warga bernama Cecep Sobana, yang kehilangan mobil Toyota Camry 2.4 V/AT tahun 2007, di Polsek Suruh Polres Semarang. Mulanya, korban menawarkan mobilnya di Facebook dan dihubungi pelaku yang berpura-pura menjadi pembeli.

Para pelaku mengatur pertemuan di Salatiga dan mengirim. Agar meyakinkan, pelaku memberikan uang Rp1 juta untuk biaya bahan bakar. Korban merasa tidak curiga, dia mengutus empat karyawannya untuk mengantarkan mobil ke Salatiga pada Minggu (9/2/2025) pukul 02.00 wib.

Sampai di lokasi, mereka bertemu dengan pelaku yang kemudian mengajak korban ke Desa Kebowan, suruh dengan dalih ingin setor tunai,” ujarnya.

Usai setor tunai, korban justru didatangi empat orang yang membawa golok dan diduga senjata api. Para pelaku kemudian mengancam korban dan merampas mobil Toyota Camry.

Saat mobil yang dikemudikan pelaku berhenti di Jalan Cempaka Banyumanik, anggota Resmob Polda Jateng menyergap.

Ketika ada polisi, pelaku justru menghidupkan mobil, mundur menabrak mobil Innova warga yang terpakir dan melaju ke depan akibatnya menabrak tiga anggota,” tuturnya.

Pascaupaya penggelapan itu, polisi mengimbau masyarakat berhati-hati saat transaksi jual beli online. Terutama yang melibatkan pertemuan langsung di lokasi yang tidak aman.

Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, jangan mudah tergiur dengan transaksi yang mencurigakan, dan jika merasa ada indikasi tindak kejahatan, segera laporkan kepada Kepolisian,” ujarnya.

[Admin/mdbin]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Presiden Prabowo Minta TNI-Polisi Dan Jaksa Introspeksi Diri

10 July 2026 - 16:23 WIB

Polisi Berhasil Menangkap Tersangka Pembunuhan Pedagang Barang Antik Di Pati

25 June 2026 - 07:13 WIB

Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Peredaran Uang Palsu Di Bogor Jawa Barat

1 April 2026 - 16:00 WIB

Polisi Buru Bandar Narkoba Yang Jadi Pemasok Dalam Kasus Eks Kapolres Bima Kota

16 February 2026 - 07:28 WIB

Pendidikan Tinggi : Antara Hak Sosial atau Benteng Eksklusif?

24 November 2025 - 08:20 WIB

Trending on News