Nasir Djamil

Beritainternusa.com,Jakarta – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Nasir Djamil mengaku sepakat dengan sikap pemerintah yang memblokir anggaran untuk pembangunan Ibukota Nusantara (IKN).

Menurut Nasir, sejauh ini tidak ada yang mendesak untuk melanjutkan proyek ambisius era kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Saya sepakat dengan Prabowo untuk menunda dulu anggaran untuk IKN atau mengurangi anggaran untuk IKN karena memang tidak urgent di sana, tidak ada urgensitas,” kata Nasir dikutip dari Political Show CNNIndonesia TV, Selasa (11/2/2025).

Ia menyatakan di tengah kondisi ekonomi hari ini yang lebih penting adalah memastikan sektor perekonomian masyarakat bisa tetap berjalan. Ia menyebut efisiensi anggaran hari ini turut menimbulkan kekhawatiran gejolak sosial di tengah masyarakat.

Misalnya tadi orang yang punya pasir enggak bisa menjual pasir karena tidak laku dan sebagainya,” ucap politisi PKS ini.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI Indrajaya mengatakan penundaan pembangunan IKN adalah keputusan tepat Prabowo.

Bila negara mengalami kesulitan anggaran atau memiliki program kesejahteraan rakyat yang lebih mendesak, tidak ada salahnya IKN ditunda. Bukankah tujuan utama pembangunan nasional itu untuk menyejahterakan rakyatnya,” kata Indra dalam keterangan tertulis.

Ia mengapresiasi rencana Prabowo yang ingin IKN menjadi ibukota politik pada 2028 mendatang atau satu tahun sebelum masa jabatannya berakhir.

Ia menilai rencana itu menunjukkan Prabowo tak sekadar mementingkan kepentingan pribadi dan membebani kementerian/lembaga terkait.

Bayangkan bila rencana pemindahan IKN sejak 17 Agustus 2024, atau bila para ASN sejak saat itu dipaksakan untuk tinggal di IKN, kerugiannya bukan saja materi tapi kemanusiaan,” ujar Indra.

Di sisi lain, ia mengatakan upaya Prabowo memblokir anggaran pembangunan IKN melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani imbas efisiensi anggaran.

Saya memahami pemblokiran ini bersifat sementara untuk prioritas program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, seperti MBG dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jadi jangan panik, toh anggaran belanja pegawai aman,” jelas politisi PKB ini.

[Admin/itbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here