Ray Rangkuti

Beritainternusa.com,Jakarta – Aktivis dan pengamat politik Ray Rangkuti menilai Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah tidak netral dalam Pemilu 2024. Pasalnya, saat ini marak beredar ASN yang secara terang-terangan memberikan dukungan kepada salah satu paslon Pipres 2024.

Netralitas ASN kita hari demi hari semakin bermasalah. Di Pilkada 2020 lalu intensitas ketidaktahuan mereka (ASN) juga meningkat,” kata Ray dikutip dari YouTube CNN Indonesia, Jumat (5/1/2024). Ia menjelaskan, ada empat faktor yang mendasari ketidaknetralan ASN. Pertama adalah sejarah.

ASN kita dari dulu selalu diarahkan untuk memilih peserta pemilu tertentu. Dalam hal ini Golkar. Memori itu selalu muncul dan terpelihara. Mereka memiliki kecenderungan untuk memilih partai politik yang didukung oleh kekuasaan,” ungkap Ray.

Kemudian ada faktor pragmatis, artinya kalau nantinya yang dipilih oleh mereka berkuasa mereka berharap akan dinaikkan jabatan. Yang ketiga ada tekanan yang berasal dari atasan mereka. Mendorong mereka melakukan tindakan yang memiliki potensi pelanggaran terhadap asas pemilu,” lanjutnya.

Semakin melemahnya tingkat pengawasan dan juga minimnya tindakan yang diambil, menjadi faktor keempat yang diungkapkan Ray.

Meski demikian, menurutnya, hanya Bawaslu yang dapat mengungkap secara pasti motif yang melatarbelakangi aksi dari para ASN tersebut.

Motifnya hanya Bawaslu yang bisa mengungkap, untuk itu kita mendorong Bawaslu agar memanggil orang-orang ini. Pemanggilan ini dibutuhkan bukan sekadar mencari tahu sebab dan memberi sanksi, tetapi juga mengingatkan kepada seluruh ASN yang wajib netral dalam pemilu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, belakangan ramai beredar di media sosial yang menunjukkan video Satpol PP di Garut, Jawa Barat memberikan dukungan kepada paslon nomor urut 2. Dalam video tersebut mereka terang-terangan mendukung Gibran Rakabuming Raka.

Ada pula foto yang menunjukkan sejumlah ASN di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang berada di pinggir lapangan sepak bola memamerkan baju dengan nomor punggung 2.

[Admin/itbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here