Dua Orang Penambang Batu Asahan Di Pacitan Tewas Di Dalam Terowongan

0
15
Hasil Olah TKP Insiden Tewasnya 2 Penambang Batu di Pacitan, Diduga Akibat Menghirup Gas Beracun
Polisi lakukan olah TKP di terowongan penambangan batu asahan

Beritainternusa.com,Pacitan – Dua orang penambang batu asahan di Dusun Jambu, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan Jawa Timur tewas didalam terowongan. Dari hasil ulah TKP kedua korban tewas diduga akibat menghirup gas beracun.

Kedua korban yakni Misradi (59) dan Sugeng Triono (25). Keduanya merupakan warga Dusun Jambu, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan.

Dari hasil olah TKP bahwa kedua penambang meninggal dunia diduga akibat menghirup gas beracun. Dugaannya penyebabnya menghirup gas beracun,” ungkqp Kapolsek Bandar, Iptu Diko ketika dikonfirmasi awak media, Minggu (19/10/2025)

Awalnya korban Misradi mengambil batu asahan atau warga Pacitan menyebutnya batu ungkal disebuah terowongan tanah.

Korban Misradi posisinya yang paling ujung sendiri kira-kira panjang 70 meter yang melakukan pengambilan batu asahan,” kata Iptu Diko kepada awak media.

Sedangkan teman-temannya, kata dia, masih tidak jauh kira-kira 40 meter dari mulut terowongan tanah dalam mengambil batu asahan (ungkal).

Selanjutnya setelah 2 jam melakukan pengambilan batu tersebut teman-teman korban telah keluar dari terowongan tanah tersebut dengan membawa batu asahan,” urainya.

Melihat korban Misradi tak kunjung keluar. Rekan-rekannya asuk ke dalam terowongan tanah lagi lalu melihat korban Misradi.

Kondisinya tergeletak yang diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia, melihat hal tersebut kedua temannya lalu keluar lagi dari dalam terowongan tanah tersebut dikarenakan sudah mulai merasakan kesulitan bernafas lalu teriak-teriak untuk meminta pertolongan kepada orang-orang sekitar,” urainya.

Lalu muncul korban Sugeng dan langsung masuk kedalam terowongan tanah untuk menolong korban Misradi. Namun setelah 20menit tidak keluar dari terowongan tanah tersebut yang akhirnya membuat teman yang diluar terowongan tanah tersebut curiga.

Sugeng yang awalnya ingin menolong malah menjadi korban meninggal dunia setelah ada yang mengecek ke lokasi,” paparnya.

Kemudian ada warga Doni masuk kedalam terowongan tanah untuk mengevakuasi korban Sugeng sampai berhasil keluar dari terowongan tanah tersebut.

Warga lain, Slamet, masuk kedalam terowongan tanah tersebut untuk mengevakuasi korban Misradi sampai berhasil keluar dari terowongan tanah tersebut yang

Keduanya dibawa ke puskesmas Jeruk yang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tegas Iptu Bandar

Hasil di TKP bahwa dua korban meninggal dunia di dalam terowongan tanah. Diperkirakan korban meninggal dunia diakibatkan menghirup gas beracun. Dari hasil visum luar oleh pihak medis tidak ditemukan adanya hal-hal kekerasan,” pungkasnya

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here