Tahukah Anda Bahwa Kota Terkecil Di Jawa Tengah Justru Paling Maju se-Indonesia

0
15
Ilustrasi

Beritainternusa.com,Semarang – Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang menjadi jantung kebudayaan Jawa, ternyata menyimpan fakta menarik seputar luas wilayah kota-kotanya. Dari 35 kabupaten/kota yang ada, beberapa di antaranya memiliki luas yang terbilang mungil. Namun, ukuran bukanlah segalanya.

Faktanya, salah satu dari kota-kota terkecil ini justru menyandang predikat sebagai salah satu kota termaju dan termakmur di seluruh Indonesia.

Sebuah bukti bahwa kemajuan sebuah daerah tidak selalu berbanding lurus dengan luas geografisnya.

Lantas, kota mana sajakah yang masuk dalam daftar tiga besar kota terkecil di Jawa Tengah? Mari kita bedah satu per satu, dimulai dari sang jawara yang penuh kejutan.

  1. Kota Magelang (18,56 km²)
Kota Magelang (Pergiyuk.com)
Magelang

Di urutan pertama, predikat kota terkecil di Jawa Tengah dipegang oleh Kota Magelang.

Dengan luas wilayah hanya sekitar 18,56 kilometer persegi, kota ini bahkan lebih kecil dari beberapa kecamatan di kota besar seperti Semarang.

Wilayah administrasinya pun hanya terdiri dari tiga kecamatan, yaitu Magelang Selatan, Magelang Tengah, dan Magelang Utara.

Namun, di balik ukurannya yang mini, Magelang menyimpan kekuatan besar. Kota yang diapit oleh Gunung Merbabu dan Sumbing ini secara mengejutkan dinobatkan sebagai salah satu kota termaju di Indonesia berdasarkan Indeks Pembangunan Sosial (IPS) atau Social Progress Index.

Prestasi ini menempatkan Magelang setara dengan kota-kota maju lainnya, membuktikan efektivitas tata kelola dan kualitas hidup warganya.

Dikenal dengan julukan “Kota Sejuta Bunga” dan “Kota Militer”, Magelang memiliki posisi strategis di jalur utama yang menghubungkan Semarang dan Yogyakarta.

Keberadaan Akademi Militer dan berbagai peninggalan sejarah, termasuk kedekatannya dengan Candi Borobudur, menjadi daya tarik tersendiri yang menopang perekonomian dan citra kota.

  1. Kota Tegal (39,08 km²)
Suasana Alun-alun Kota Tegal, Jumat (26/3/2021).[Lilisnawati Ayotegal.com]
Tegal

Bergeser ke kawasan pantai utara (Pantura), Kota Tegal menempati posisi kedua sebagai kota terkecil di Jawa Tengah dengan luas sekitar 39,08 kilometer persegi.Kota ini secara administratif terbagi menjadi empat kecamatan.

Tegal dikenal sebagai “Kota Bahari” karena sejarah dan potensinya di sektor kelautan dan perikanan. Letaknya yang sangat strategis di jalur Pantura menjadikannya pusat perdagangan dan jasa yang sibuk.

Meskipun wilayahnya tidak luas, denyut perekonomian di Tegal sangat terasa, ditopang oleh industri, terutama industri logam dan perkapalan, serta kulinernya yang khas seperti Warteg (Warung Tegal) yang fenomenal.

  1. Kota Surakarta (46,20 km²)
Pasar Gede di Kota Surakarta ditutup, lantaran 11 pedagang terkonfirmasi postif Covid-19. [Antara]
Surakarta

Di posisi ketiga adalah Kota Surakarta atau yang lebih akrab disapa Solo. Luas wilayah kota yang menjadi salah satu pusat kebudayaan Jawa ini adalah sekitar 46,20 kilometer persegi. Kota ini terbagi menjadi lima kecamatan.

Meski masuk dalam kategori kota terkecil, peran Surakarta dalam panggung nasional tidak bisa diremehkan. Sebagai pewaris Kesultanan Mataram, Solo memiliki daya tarik budaya yang kuat melalui keberadaan Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran.

Kota ini juga dikenal sebagai surga belanja batik di Pasar Klewer dan pusat kuliner tradisional Jawa yang otentik.

Perkembangan infrastruktur dan industri kreatif yang pesat menjadikan Solo sebagai salah satu destinasi wisata dan investasi utama di Jawa Tengah, membuktikan bahwa luas wilayah yang terbatas bukanlah halangan untuk menjadi kota yang besar dan berpengaruh.

[Admin/scbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here