Beritainternusa.com,Pacitan – Bagi umat Islam bulan suci Ramadan adalah momen yang penuh berkah untuk meningkatkan amal ibadah. Seperti di dusun Gunung Semut, desa Kendal, kecamatan Punung, kabupaten Pacitan, Jawa Timur, seorang ibu rumah tangga bernama Siti Marfuah mengabdikan diri untuk mengajar ngaji anak-anak desa tanpa pamrih. Tak hanya mengajarkan Alquran, ia juga menanamkan kebiasaan bersedekah sejak dini terhadap anak-anak.
Setiap hari, Siti mengajar selama dua jam, ia membagi muridnya dalam beberapa kelompok berdasarkan tingkat kemampuan membaca Alquran mereka. Semangat anak-anak untuk belajar semakin meningkat selama bulan suci Ramadan. Saya merasa bahagia bisa membantu mereka untuk belajar membaca Alquran dan memahami ajaran Islam,” ujar Siti, Minggu (9/3/2025).
Perjuangan Siti tak semata mengharapkan imbalan materi, melainkan panggilan hati untuk menebar kebaikan. Lebih dari tujuh tahun ia mengabdikan diri, membimbing anak-anak dari dasar, mulai dari membaca Iqro, tata cara salat, belajar tajwid, hingga membaca Alquran dengan fasih.
Tak hanya mengajarkan ngaji, Siti juga mengajarkan anak-anak betapa pentingnya berbagi dengan sesama. Setiap selesai mengaji, mereka diajak mengumpulkan uang receh untuk disalurkan dalam bentuk sembako bagi warga yang membutuhkan. Saya ingin anak-anak belajar berbagi sejak kecil, karena sedekah adalah bagian dari ajaran Islam yang harus ditanamkan sejak dini,” katanya.
Menurut salah satu muridnya, Dilan Syarial Ilham, Siti Marfuah adalah sosok guru yang sabar dan tulus dalam mengajar. Bu Siti mengajar tanpa pamrih dan telah membantu banyak anak desa belajar agama Islam,” ujarnya.
Pada Ramadan tahun ini, jumlah murid Siti mencapai 30 anak dengan rentang usia 4 hingga 12 tahun. Beberapa di antaranya baru belajar mengenal huruf hijaiyah, sementara yang lain sudah lancar membaca Alquran dan mulai menghafal surat-surat pendek.
Siti berharap apa yang ia lakukan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berkontribusi dalam pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak di pedesaan. Semoga semakin banyak yang peduli dengan pendidikan agama dan membimbing anak-anak menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia,” pungkasnya.
[Admin/rmbin]









