Beritainternusa.com,Pacitan – Polres Pacitan, Jawa Timur menggelar upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) in absentia pada Senin (16/12/2024).
Seorang oknum anggota polisi yang dipecat tersebut adalah AM yang berpangkat brigadier polisi (brigpol). Upacara di Mapolres Pacitan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho.
PTDH ini berdasarkan Keputusan Kapolda Jawa Timur Nomor: Kep/635/XI/2024 setelah oknum anggota tersebut dinyatakan bersalah dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).
Dia dinyatakan melakukan pelanggaran berat yang mencederai sumpah jabatan, Tri Brata, Catur Prasetya, dan pedoman hidup anggota Polri.
Brigpol AM dinyatakan bersalah karena meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Pelanggaran disiplin berat ini menjadi alasan kuat pemberhentiannya dari institusi kepolisian. hingga membuat Kapolres Agung Nugroho kecewa.
Sebagai pimpinan Polres Pacitan, saya merasa sangat prihatin dengan adanya keputusan ini. Namun, ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan yang merusak citra, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,’’ katanya.
Sebelumnya pada 18 Oktober 2024 lalu, Polres Pacitan juga memecat tiga oknum anggotanya. Yakni Aiptu SH, Brigpol AW, dan Briptu ST, ketiganya kena PTDH setelah dinyatakan terbukti bersalah bolos kerja (desersi) selama berbulan-bulan.
Selain itu, salah satu oknum di antarnya diduga terlibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.
Informasinya, yang bersangkutan diamankan di Surabaya.Oknum anggotanya yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas itu tertangkap saat melaksanakan tugas di Surabaya pada bulan September lalu.
Menurut Agung upacara PTDH ini tidak hanya sanksi tegas bagi pelanggar, tetapi juga pengingat untuk seluruh anggota polri agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Menjadi anggota polri berarti mengemban amanah besar. Kita dituntut untuk menjaga integritas, disiplin serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”tegasnya.
[Admin/rmbin]
