Beritainternusa.com,Pacitan – Medan berat menjadi tantangan tersendiri bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur saat mendistribusikan logistic pilkada 2024 ke sejumlah desa.
Beberapa di antaranya pelosok atau lokasi terjauh. Seperti Desa Tinatar, Kecamatan Punung. Desa di kawasan pegunungan ini menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus. Akses menuju desa ini cukup sulit. Kondisi jalannya sempit dan berbatu.
Namun, para petugas penyelenggara pilkada dibantu aparat TNI dan Polri tetap semangat menjangkaunya untuk memastikan logistik sampai di TPS tepat waktu.
Menurut Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Punung Kris Arifianto, dari total 65 TPS di kecamatan ini, sembilan di antaranya di wilayah pegunungan dengan medan yang terjal.
Cuaca musim hujan memperburuk keadaan. Sebab, jalan semakin licin dan berbahaya bagi kendaraan.
Medan yang terjal dan jalur yang licin menjadi tantangan utama dalam distribusi logistik,’’ katanya, Selasa (26/11/2024).
Bahkan, petugas harus berjalan kaki untuk mengantar logistik ke TPS di lokasi tersulit. Namun, dengan koordinasi semua pihak, proses distribusi logistik berjalan lancar. Semua pihak berkomitmen memastikan Pilkada Serentak 2024 berjalan sukses tanpa hambatan.
Meski terkadang harus berjalan kaki, kami tetap semangat. Sebab, kami tahu pentingnya pemilu bagi masyarakat,’’ imbuhnya.
Sementara KPU Pacitan memastikan distribusi logistik ke 1.004 TPS, termasuk tiga TPS di lokasi khusus selesai tepat waktu.
Meskipun beberapa TPS di daerah dengan akses paling sulit, dengan kerja keras dan koordinasi yang baik semua pihak, logistik pemilu sampai di TPS dan siap digunakan pemilih.
[Admin/rmbin]




