Ibu mau lahiran digotong dengan tandu

Beritainternusa.com,Banten – Camat Bayah, kabupaten Lebak, Banten, Dadan Djuanda, buka suara terkait warganya yang hendak melahirkan ditandu oleh sejumlah warga. 

Teti Rohayati, warga kampung Naga Hurip, desa Cidikit, kecamatan Bayah , kabupaten Lebak, Banten terpaksa ditandu oleh sejumlah orang saat hendak melahirkan di Puskesmas Bayah, Kamis (21/11/2024).

Dia ditandu karena akses jalan yang rusak parah. Memang mobil tidak bisa masuk jalan itu sehingga dari kampung Naga Hurip itu dibawa dulu ke kampung Cibengkung yang sudah bisa dilalui mobil,” katanya melalui telepon, Sabtu (23/11/24). 

Dadan mengaku baru pertama kali mendengar di Bayah ada ibu yang hendak melahirkan ditandu.  Sebelum-sebelumnya tidak ada,” ucapnya. 

Menurut Dadan, sebagian jalan desa Cidikit belum bisa dilalui kendaraan roda empat karena banyak perbukitan. 

Untuk membangun infrastruktur jalan tidak cukup hanya mengandalkan anggaran dana desa.  Kami sangat mendukung terkait permintaan dukungan anggaran yang diharapkan kepala desa Cidikit. Kalau hanya mengandalkan anggaran desa tidak cukup,” ujarnya. 

Namun, desa harus mengerjakan skala prioritas untuk pembangunan, yaitu yang betul-betul harus segera dibangun dan didahulukan.

Dadan meminta kepada para kepala desa untuk lebih proaktif dalam menjawab keterbatasan anggaran yang ada. Satu di antaranya dengan mencari anggaran dari tingkat kabupaten dan Provinsi Banten.

Harus ada terobosan kepala desa. Apalagi Cidikit ini agak lumayan wilayahnya naik-turun. Perlu adanya intervensi selain dari anggaran desa, baik dari provinsi maupun kabupaten,” katanya. 

Dadan mengaku sangat terbuka jika kepala desa mengajukan proposal permohonan bantuan kepada kecamatan Bayah.

Bahkan saya menunggu. Kita paham untuk menjawab kebutuhan infrastruktur ini tidak akan selesai dengan anggaran desa,” ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, kepala Desa Cidikit, Jumsa, membenarkan seorang warganya yang hendak melahirkan ditandu.

Tapi ini baru pertama kalinya ada yang melahirkan ditandu di desa Cidikit,” ujarnya kepada awak media melalui telepon, Jumat (22/11/2024). 

Viral foto warga Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak yang sakit ditandu untuk dibawa ke puskemas. (Dok/Warga)

Menurutnya, faktor yang menyebabkan warganya harus ditandu karena masih banyak akses jalan bertebing yang sulit dilalui kendaraan roda empat. Tambah lagi lokasinya tidak jauh dari lokasi longsor yang kemarin,” katanya. 

Anggaran yang dimiliki Desa Cidikit tidak cukup untuk membangun jalan plosok secara keseluruhan. Sebab, akses jalan Desa Cidikit sangat curam, berbeda dengan desa lain yang ada di Bayah.

Perbaikan ada. Cuma tidak bisa menyeluruh jika hanya mengandalkan dana desa karena jarak antar-kampung tebing curam,” ujar Jumsa.

Dia berharap kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk memberikan bantuan terkait jalan yang ada di wilayahnya.  Saya harap mereka turun ke bawah biar tahu keadaan di wilayah kami,” ucapnya.

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here