Beritainternusa.com,Jogja – Polisi berhasil menangkap lima orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan dan penusukan terhadap santri Krapyak di perempatan jalan Parangtritis- Prawirotaman, Brontokusuman, Kota Jogja yang terjadi pada Robu (23/10/2024) malam. Namun, perburuan pelaku lainnya masih terus dilakukan.
Dari lima orang terduga pelaku tersebut, dua orang diamankan pada Kamis (24/10/2024) malam. Sedangkan tiga pelaku lainnya diamankan pada Jumat (25/10/2024) malam.
Menginformasikan ada tiga orang lagi yang sudah kami amankan terkait peristiwa tersebut dengan inisial T, Y, dan J,” ujar Kapolresta Jogja, Kombes Aditya Surya Darma saat dihubungi wartawan, Minggu (27/10/2024). “(Tiga pelaku diamankan) Jumat malam,” terang Aditya menambahkan.
Pihaknya menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Namun, ia menegaskan masih ada pelaku yang masih diburu. “Masih ada yang kita kejar,” tegas Aditya.
Untuk lokasi penangkapan belum bisa kami sampaikan ya, nanti menggangu penyelidikan kami. Mohon maaf,” pungkasnya.
Seperti diketahui penganiayaan itu terjadi pada Rabu (23/10/2024) malam. Saat itu, segerombolan orang tiba-tiba mengeroyok dua orang santri Krapyak hingga salah satunya mengalami luka tusuk.
Sebelumnya, Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo mengatakan pihaknya sudah mengamankan dua orang pelaku penganiayaan dan penusukan santri Krapyak ini pada Kamis (24/10/2024) malam.
Telah mengamankan 2 orang laki-laki, berusia 35 tahun, pekerjaan swasta dari warga Indonesia timur,” jelas Sujarwo saat dihubungi wartawan, Jumat (25/10/2024).
Saat ini masih dalam pemeriksaan Sat Reskrim Polresta Jogja untuk mengetahui secara jelas rangkaian peristiwa sekaligus untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut,” sambungnya
[Admin/dtbin]
