Galian Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Penampakan galian di Jakrta Selatan

Beritainternusa.com,Jakarta – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo meminta suku dinas (sudin) di seluruh wilayah untuk memperketat pengawasan terhadap pekerjaan galian yang merusak jalan marak terjadi di ibu kota.

Hal-hal seperti itu memang kami mencoba untuk melakukan lebih galak lagi, lebih tegas lagi,” ujar Heru di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Menurut Heru, pengawasan itu penting untuk dilakukan karena sering kali ditemukan sejumlah galian yang dikerjakan tanpa kejelasan, bahkan ditinggalkan dalam kondisi belum dipulihkan.

Untuk itu, Heru meminta petugas di lapangan dengan tegas menegur langsung apabila menemukan pekerjaan galian yang mencurigakan.

Selain itu, petugas juga diminta memastikan kelengkapan izin sebelum pekerjaan galian tersebut dilakukan.

Bila perlu, begitu melihat ada galian, langsung ditegur, minta surat tugasnya, minta izinnya,” kata Heru.

Heru mengungkapkan pekerjaan galian yang tidak jelas pelaksananya kerap dilakukan pada malam hari dan ditinggalkan menjelang pagi, sementara kondisi jalan sudah rusak.

Tak hanya itu, kata Heru, ada pula pekerjaan yang mengantongi izin hanya untuk merapikan jalan, tetapi di lapangan justru melakukan penggalian yang menimbulkan kerusakan.

Heru mengatakan meskipun pelaksana pekerjaan galian tersebut tidak diketahui, Dinas Bina Marga DKI tetap harus menutup dan memperbaiki jalan yang rusak demi keselamatan seluruh masyarakat pengguna jalan.

[Admin/lpbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here