Polisi bongkar makam remaja Sudimoro yang diduga jadi korban pembunuhan

Beritainternusa.com,Pacitan – Aparat Polres Pacitan Jawa Timur telah mengantongi nama tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana remaja di Sudimoro.

Dalam hal ini aparat penegak hukum terkesan sangat berhati-hati menangani kasus tersebut. Lima saksi telah dimintai keterangan ihwal hilangnya nyawa pelajar MTs yang tewas usai minum kopi tersebut.

Tampaknya, polisi mulai menemukan titik terang. Penyidik telah meningkatkan status dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana ini.

Saat ini sudah tahap penyidikan, sudah ditetapkan tersangkanya,” tulis Humas Polres Pacitan melalui akun Instagram kemarin (14/1/2024). Hanya, polisi masih terus mendalami kasus kematian remaja usai meminum kopi yang diracik bapaknya sendiri tersebut.

Saat ini penyidikan masih fokus pada pemeriksaan saksi serta pengumpulan barang bukti. Kami akan merilis perkembangan kasus tersebut,” janjinya.

Sementara Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Untoro menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung. Penyidik melakukan beragam upaya untuk membuat kasus tersebut terang benderang. Termasuk untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Sebelumnya, satreskrim  telah memeriksa lima orang saksi. Yakni, ibu dan ayah korban, seorang tetangga dan dua petugas puskesmas yang menolong korban.

Masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan di laboratorium forensik (polda) di Surabaya. Nanti sore (kemarin, Red.) paling saya sampai Pacitan,” ujarnya.

Saat ini belum terungkap fakta baru dari hasil penyelidikan awal. Pasalnya, hingga saat ini sampel yang diambil dari jasad korban masih berada di Labfor Polda Jatim.

Diharapkan hasil lab segera keluar sehingga upaya pengungkapan kasus makin cepat. Hasilnya sekitar tiga hari ke depan,” sebutnya

Diberitakan sebelumnya, peristiwa kopi maut itu terjadi sekitar pukul 06.00, Jumat, (5/1) lalu. Tepatnya jelang korban berangkat ke sekolah.

Korban sempat lunglai dan mengeluarkan cairan bening dari mulut sebelum dilarikan ke puskesmas hingga akhirnya dinyatakan meninggal. Ibunya lantas melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi

[Admin/rmbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here