Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar

Beritainternusa.com,Jatim – Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN) menggelar pertemuan dengan ratusan kiai dan ulama se-Malang Raya di Pondok Pesantren Asy-Syadzili, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (8/10/2023).

Dari pantauan awak media, di Ponpes Asy-Syadzili, Cak Imin tiba lebih dulu pukul 13.23 WIB. Kemudian disusul Anies Baswedan pukul 15.01 WIB.

Cak Imin terlihat mengenakan kemeja berwarna putih dan kopiah hitam. Sementara Anies mengenakan baju koko putih dengan peci hitam.

Keduanya disambut para santri yang berbondong-bondong ingin bersalaman. Kehadiran Anies dan Cak Imin juga diiringi solawat yang dilantunkan para santri dan kiai.

Turut hadir dalam pertemuan ini pengasuh Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, sekaligus mantan Waketum PWNU Jatim Abdussalam Shohib (Gus Salam).

Usai acara, Cak Imin mengklaim telah mendapatkan dukungan para kiai di Pilpres 2024. Alhamdulillah ratusan atau ribuan sampai 1.200 kiai se-Malang raya kumpul, dan beri restu dan dukungan penuh kepada pasangan AMIN,” kata Cak Imin.

Cak Imin mengatakan pasangan AMIN mengusung semangat ‘Dari Santri dan Kiai Untuk Seluruh Golongan’ di pilpres. Menurutnya, semangat itu menandakan kehadiran AMIN untuk semua golongan di Indonesia.

AMIN ini bekerja keras untuk semua lapisan dan semua golongan. Dari pesantren dan kiai-kiai melepas, dan diabdikan untuk kepentingan semua kalangan,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Anies menyampaikan misi pasangan AMIN untuk menghadirkan keadilan dan kesetaraan di Indonesia. Ia pun berjanji akan memberikan perhatian lebih ke pesantren jika terpilih di Pilpres 2024.

Supaya kualitas pendidikan dan pengajaran bisa meningkat. Itu poin yang kami sampaikan,” kata Anies. Anies dan Cak Imin saat ini didukung oleh PKB, NasDem, dan PKS dalam Koalisi Perubahan.

[Admin/cnbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here