Ilustrasi

Beritainternusa.com,Tangerang – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menangkap delapan penjual obat berbahaya di wilayah Kabupaten Tangerang.

Mereka ditangkap pada saat petugas menggerebek toko-toko obat dan kosmetik yang melakukan penjualan tanpa surat izin edar di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Di antaranya di Kosambi, Teluknaga, Pinang, Karawaci, Cikokol, Sepatan, hingga Cipondoh.

Delapan orang pelaku yang berhasil diringkus dalam satu minggu terakhir itu berinisial FR(24), IR(26), SY(28), IM(32), MR(33), SR (21), S (21) dan F(37),” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Farlin Lomban Toruan pada Kamis (10/8/2023). Aparat kepolisian menyita barang bukti obat daftar G sebanyak 5.509 butir.

Upaya pengungkapan kasus itu dilakukan aparat Sat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota dan Jajaran Polsek berdasarkan informasi masyarakat melalui pengaduan langsung, melalui Command Center 082211110110 dan call center 110.

Berdasarkan atensi dan perintah Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, kami terus mengungkap dan menangkap pelaku kasus tindak pidana obat-obatan berbahaya di wilayah,” kata dia.

Jadi informasi sekecil apapun dari masyarakat akan kami tindak lanjuti, tentunya dengan melakukan penyidikan dan penyelidikan,” kata Farlin.

Farlin menyatakan, para pelaku penjual obat terlarang itu ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun,” ucapnya.

Farlin pun menegaskan, pihaknya bersama Jajaran Polsek terus melakukan pemberantasan terhadap peredaran obat berbahaya Daftar G di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Hal itu dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Balai POM, Satpol PP maupun BNK Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Dalam upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelaku peredaran obat keras Daftar G yang tidak sesuai aturan yang berlaku, kami akan terus memberantas peredaran obat berbahaya Daftar G di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” kata Farlin Lomban Toruan.

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here