Of 23 pelaku pencurian puluhan motor

Beritainternusa.com,Jakarta – Pelaku pencurian anggota kelompok Jabung, Lampung, inisial OF (23) mengaku menyesali perbuatannya. Kini ia harus mendekam di balik jeruji besi usai ditangkap oleh Polsek Tambora Selasa (4/7/2023) lalu.

Kepada penyidik, OF mengaku telah melakukan pencurian motor sejak usianya 17 tahun atau kurang lebih selama enam tahun. Dengan total puluhan sepeda motor berhasil digasaknya selama menjadi anggota kelompok Begal Jabung.

InsyaAllah saya akan berubah saya tidak akan mengulangi pencurian motor ini lagi. InsyaAllah saya akan berubah tidak akan mengulangi ini lagi (jadi begal),” kata OF dalam dokumentasi yang dimiliki penyidik, Rabu (2/ 8/2023).

Sebagai pencuri yang berpengalaman menggasak roda dua, OF menyebut motor yang paling mudah untuk dicuri mayoritas matic diantaranya Vario, Scoppy, dan Beat.

Karena motor itu pengamanannya sangat mudah untuk dibobol mudah untuk diambil. Caranya cuman pakai kunci T sama buka tutup itu (kunci) nya doang, sudah bisa diambil dibandingkan motor yang lain,” kata dia.

Tak hanya itu, OF juga mengakui kalau anggapan kunci setang berlawanan arah ke kanan itu tidak berpengaruh besar bagi dirinya untuk mencuri motor yang sudah ditarget sebelumnya.

Kalau kunci stang kiri kanan itu sama saja sebenarnya. Sama-sama enak cuman agak susah nyangkut sedikit doang kalau setang kanan itu,” tuturnya.

Sampai akhirnya, OF turut memberikan nasihat kepada para pemilik motor agar menambahkan kunci ganda dan alat pelacak. Hal itu sebagai upaya perlindungan berlapis terhadap kendaraan miliknya.

Pesannya biar aman itu pasang kunci ganda dari dealer itu, sama pasang remote. Himbauan untuk masyarakat taruh motor jangan asal-asal, kalau bisa diparkir ditambah kunci ganda biar aman,” imbaunya.

Sebelumnya OF adalah tersangka kasus pencurian motor yang ditangkap di wilayah Pasar Pagi Asemka, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. Saat itu, OF pun terpaksa ditembak kakinya lantaran melawan saat diamankan petugas.

Tersangka OF terpaksa kami lumpuhkan di bagian kakinya, karena berusaha melawan saat proses pencarian motor hasil curian kelompok mereka,” kata Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama, Selasa (4/7/2023).

Saat diinterogasi, OF mengaku bisa menggasak total lima motor dalam satu harinya. Mereka juga biasanya memilih waktu pencurian di hari Minggu dengan sejumlah pertimbangan waktu.

Mereka mulai mencuri dari dini hari hingga Subuh. Kemudian lanjut lagi setelah tengah hari hingga menjelang warga melaksanakan salat Magrib,” tuturnya.

[Admin/lpbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here