Tersangka kasus korupsi APBDes Bangunsari, Bandar, Pacitan

Beritainternusa.com,Pacitan – Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan APBDes Bangunsari, Bandar, tahun 2022, terus berproses. Kemarin (31/5/2023), penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan menyerahkan tersangka mantan Kepala Desa (Kades) Bangunsari Edi Suwito (ES) dan barang bukti (tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya ES sempat menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rutan Kelas II-B Pacitan. Tersangka diduga merugikan negara Rp 516,8 juta atas beberapa item pekerjaan yang bersumber dari alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD). Proyek pemberdayaan masyarakat ini tidak digarap hingga lewat tahun anggaran.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pacitan Ratno Timur Pasaribu mengatakan, usai penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU, selanjutnya pelimpahan ke Pengadilan Negeri Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Dalam waktu dekat akan kami limpahkan berkas perkara untuk diajukan ke persidangan,’’ katanya.

Menurut Ratno, hasil pemeriksaan penyidik, tersangka ES mengaku menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi. Tersangka mengaku untuk pengembalian biaya kampanye saat yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai kepala desa,’’ ungkapnya.

Laki-laki 42 tahun tersebut dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 Tipikor. Subsidair, pasal 3 jo pasal 18 UU yang sama.

Ancaman hukumannya, minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara. Meskipun nanti sudah diputus hukumannya, bukan berarti tersangka bebas dari kewajibannya mengembalikan kerugian negara,’’ pungkasnya.

[Admin/rmbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here