Beritainternusa.com,Jakarta – Etika politik yang ditunjukkan figur calon presiden (capres) di Turki, Muharrem Ince, diharapkan bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi Ganjar Pranowo.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menerangkan, pemilihan presiden (pilpres) di Turki dikagetkan dengan keputusan Muharrem Ince.
Pasalnya, Muharrem Ince sebagai salah satu kandidat menyatakan mengundurkan diri dari kontestasi pilpres karena tersandung satu skandal.
Kita harus tiru seorang capres Turki mundur dalam pilpres di negara tersebut lantaran tersandung kasus video porno,” ujar Jerry dikutip dari Berita Politik RMOL, Selasa (16/5/2023).
Jerry menuturkan, Muharrem Ince mundur sebagai capres pada Minggu (14/5/2023), meskipun ia berkelit dengan kabar beredarnya video porno dirinya dengan seorang wanita. Dengan mundurnya Ince, maka Pemilu Turki hanya akan diikuti tiga capres,” sambungnya mengungkapkan.
Dari kejadian Pilpres di Turki itu, doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini menilai seharusnya bisa direnungi Ganjar Pranowo. Harusnya Ganjar yang sudah viral di medsos, yang suka nonton film biru ini juga harus mundur,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terang-terangan mengaku suka menonton film porno saat hardir dalam podcast bersama Dedy corbuzier. Menurutnya, kesukaannya itu tak ada masalah.
Meski begitu, Ia tak melihat adanya kesalahan jika suka menonton film porno. Menurutnya, akan bermasalah jika video porno disebarkan di media sosial atau ke orang lain.
Kalau saya menonton film porno salahnya di mana? Saya dewasa, punya istri. Yang gak boleh itu saya kirim-kirim itu karena yang mengirim itu kena UU ITE dengan tuduhan menyebarkan,” ucap Ganjar Pranowo dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier.
Ketika ditanya alasannya, ia tak menampik jika menonton film porno diperlukan untuk orang dewasa. Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, saya sehat kok, kecuali saya tidak sehat,” ucap Ganjar Pranowo.
Kita mengerti studi perkembangan. Manusia itu ada kebutuhan-kebutuhan, ada lidah yang menuntut merasakan masakan, turun ke perut, lalu di bawah perut, itu urusan yang manusiawi,” sambungnya.
[Admin/itbin]
