Beritainternusa.com,Pacitan – Masjid apung Pantai Pancer Door, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan Jawa Timur rusak parah akibat diterjang banjir.
Dari pantauan awak media di lokasi, kerusakan parah pada bagian jembatan penyeberangan. Sementara atap jembatan dan rakit ambruk lalu hancur. Juga pengikat jangkar putus hingga menyebabkan bangunan masjid berbahan baku bambu tersebut lepas dan sedikit tenggelam.
Ada banjir, makanya rusak parah. Seperti yang bisa dilihat. Kejadiannya tadi malam,” ujar salah satu takmir Masjid Apung Pancer Door, Ryan Yudyanto, Senin (30/1/2023).
Dia mengaku jika, curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan. Termasuk di wilayah sekitar Masjid Apung, Pantai Pancer Door Pacitan.
Hujan dengan intensitas tinggi itu, membuat debit aliran air Sungai Grindulu meningkat. Dia menyebutkan bahwa arus deras sungai membawa sampah kayu. Sampah itu (sampah kayu) kemudian menyangkut pada bagian tali jangkar masjid, karena tak kuat menahan beban, kedua tali penguat Masjid tersebut putus,” terangnya.
Karena itu, menjadikan putusnya tali lalu membuat sisi bangunan masjid apung miring hingga sedikit tenggelam. Alat perlengkapan yang di dalam Masjid Apung juga hilang ikut terbawa arus,” urainya.
Dia mengaku saat ini, hanya tersisa sebuah mimbar dan beberapa sajadah yang masih utuh. Perlengkapan lain seperti sound system dan yang lainnya hilang hanyut terbawa arus.
Waktu kejadian masjid dalam keadaan kosong. Jadi tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian mencapai Rp 50 juta,” tegasnya.
Saat ini, takmir masjid, santri, tentara dan beberapa relawan mengevakuasi Masjid Apung untuk di letakan pada posisi semula. Masjid Apung belum dapat digunakan untuk beribadah atau kegiatan keagamaan lainnya,” pungkasnya.
[Admin/tbbin]
