Proses evakuasi korban longsor di Semin Gunungkidul

Beritainternusa.com,Gunungkidul – Korban terakhir dari bencana longsor di Pedukuhan Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul berhasil dievakuasi pada Selasa (22/11/2022) petang.

Operasi pencarian korbanpun resmi ditutup. Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto menyampaikan korban terakhir yang dievakuasi adalah Karso Wijoyo (97). Jasadnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.05 WIB,” kata Pipit.

Ia mengatakan Jasad Karso diperiksa secara forensik oleh Tim Inafis Polres Gunungkidul dan DVI Polda DIY. Selanjutnya jasad korban diserahkan pada pihak keluarga.

Sebelum Karso, korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi adalah Karni (55), anaknya. Ia ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB dan berhasil dievakuasi pukul 16.00 WIB.

Operasi pencarian korban dinyatakan ditutup setelah dua korban berhasil dievakuasi,” ujar Pipit. Dua korban berhasil ditemukan di hari ke-4 pencarian.

Adapun pada Senin (21/11/2022) ditemukan dua motor diduga milik korban dan siang tadi ditemukan sejumlah kambing mati dan satu masih dalam kondisi hidup.

Panewu Semin, Haryanto mengatakan jasad Karni ditemukan di bawah reruntuhan rumahnya. Rumah itu pun terbenam material longsor sedalam 5 sampai 6 meter. Kemudian jasad Karso ditemukan sekitar 3 sampai 4 meter dari jasad Karni,” jelasnya.

Lurah Candirejo, Agus Supriyadi mengungkapkan yang pertama kali ditemukan adalah puing-puing rumah Karni.

Setelah digali secara manual, tangan Karni pun terlihat hingga akhirnya seluruh Jasad ditemukan dan dievakuasi.

Ia mengatakan kedua jasad ditemukan  dalam kondisi masih utuh. Setelah diperiksa, keduanya pun langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Blembem.

Karni dimakamkan sore tadi, sedangkan Karso malam harinya,” ujar Agus. Karni diketahui meninggalkan dua anak yang masih usia sekolah.

Kedua anaknya hingga kini masih mengungsi di Balai Kalurahan Blembem, bersama kerabat dan warga lainnya.

[Admin/tbbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here