Tampak Kayu Lapuk yang tetap dipasang oleh pelaksana pada Proyek Rehabilitasi SMPN 3 Semin

Beritainternusa.com, Gunungkidul-  Proyek Rehabilitasi ruang kelas SMP N 3 Semin  Kab .Gunungkidul dalam pengerjaanya terkesan asal-asalan,terlihat dengan jelas kayu lapuk serta pecah masih di gunakan. Banyak juga tanpa ada tambal sulam kayu lama masih kembali di pasang

Adapun Sumber dana  mencapai Rp. 1.537.547.300  di  kerjakan dengan nomor Kontrak 86/SMN.3/2.02.14/2022 13 Juli 2022 ,SPMK87/SPMK/SMN. 3/2.02.14/2022 13 Juli 2022,Konsultan Pelaksana, CV. CAKRANADI PRATAMA, Konsultan Pengawas CV. ARSILON, dengan Pelaksana Kontruksi CV PANGESTU REJEKI SANTOSO

Plakat Identitas Pelaksana Proyek Rehabilaitasi SMPN 3 Semin

Ketika awak media menyambangi  SMP N 3 Semin ,Senin (  05 /09/2022) ternyata  pekerja di lapangan dengan jumlah pekerja 30 orang tidak satupun menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).  Adapun undang-undang yang mendukung tenaga kerja harus menggunakan APD di tempat kerja meliputi undang-undang nomor 1 tahun 1970,undang-undang no 23 tahun 1992 tentang kesehatan, undang-undang no 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dan peraturan pemerintah no 50 tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan .

Mandor proyek beserta pemborong menyampaikan kalau APD sudah ada tapi pekerja tidak mau memakai, “APD sudah di siapkan mas tapi pekerja tidak mau memakai “.jelas Musafa pemborong  asal pathuk

Musafa juga menyampaikan kalau terjadi kecelakaan kerja di lapangan itu tanggung jawabnya

(Supri/bindiy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here