ILustrasi

Beritainternusa.com,Tangerang – Empat mantan kepala desa (kades) di Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Tangerang atas kasus korupsi anggaran mobil operasional desa tahun 2018. Mereka adalah SN, M, DM, dan STN

Kepala Kejari Tangerang Nova Eliza Saragih mengatakan, tindak pidana tersebut dilakukan keempatnya saat Pemkab Tangerang memberikan sejumlah anggaran kepada 27 kades setempat untuk membeli kendaraan operasional desa.

Per desa diberikan anggaran, masing-masing jumlahnya berbeda. Dan dari 27 itu, 4 desa ini terbukti menyelewengkan anggaran, dan menyebabkan kerugian negara totalnya Rp 600 juta,” katanya seperti dikutip dari Liputan 6, Jumat (10/6/2022).

Dalam praktiknya, keempat kades itu menerima uang berbentuk tunai. Kemudian, mereka menyerahkan uang tersebut ke pihak kedua untuk diserahkan kepada showroom mobil, lantaran kendaraan sudah berada di kantor desa.

Namun ternyata dari hasil penyelidikan, pihak showroom tidak menerima uang tersebut. Bahkan, bukti transaksi jual beli atau faktur pun tidak ada. Padahal, seharusnya para kades tersebut melakukan pembelian berdasarkan Perbup dan LKPP dalam pengadaan kendaraan operasional desa.

Tidak ada fakturnya, maka dari itu atas alat bukti yang ada dan hasil pemeriksaan, mereka (mantan kades) harus bertanggung jawab atas dana yang ada hingga kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Atas perbuatannya itu, para tersangka pun dikenakan pasal 2 dan 3 tentang tidak pidana korupsi dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

 [Admin/itbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here