Ilustrasi

Beritainternusa.com,Malang – Kades Kalipare di Malang, Jawa Timur berinisial S ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa tahun anggaran 2019.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny K Bara’langi mengatakan, perbuatan tersangka S telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 423 juta. “Kerugian negara yang kami dapatkan dari hasil audit Inspektorat sekitar Rp 423 juta,” kata Donny di Kabupaten Malang, Senin (6/6/2022).

Ia menjelaskan sejak awal 2021 pihaknya telah melayangkan surat kepada kades Kalipare untuk mengembalikan uang negara yang telah disalahgunakan tersebut, namun hingga saat ini tersangka tidak mampu mengembalikannya.

Dengan kondisi tersebut, kepolisian berkesimpulan bahwa kades Kalipare tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan kerugian negara pada tahun anggaran 2019 tersebut. Kemudian kita melakukan langkah penyidikan dan saat ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya seraya menambahkan tersangka S telah ditahan sejak 3 Mei 2022.

Ia menambahkan Polres Malang telah melakukan gelar perkara kasus tersebut. Berdasarkan keterangan tersangka, penyalahgunaan ADD dan dana desa tersebut dilakukan seorang diri.
Pribadi. Dia menjelaskan bahwa dia menggunakan untuk keperluan dan kepentingan pribadi. Uang tidak dikembalikan karena sudah dipakai untuk keperluan pribadi,” ujarnya.

[Admin/itbin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here